Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Microsoft Bayar US$ 756 Juta untuk Kasus Anti Monopoli

Microsoft Bayar US$ 756 Juta untuk Kasus Anti Monopoli


- detikInet

Jakarta - Microsoft mengumumkan pendapatan operasionalnya di kuartal keempat mencapai US$ 2,99 miliar. Angka tersebut sudah mencakup pengeluaran sebesar US$ 756 juta untuk proses hukum penyelesaian kasus-kasus anti monopoli. Hal tersebut terungkap dalam keterangan tertulis Microsoft yang diterima detikinet, Senin (25/7/2005). Microsoft mengumumkan, di kuartal yang berakhir 30 Juni 2005 ini, pihaknya meraih pendapatan sebesar US$ 10,16 miliar, naik 9 persen dibanding periode yang sama tahun 2004.Pendapatan bersih kuartal keempat mencapai US$ 3,70 miliar. Sementara pendapatan per saham untuk kuartal keempat adalah US$ 0,34 per saham, yang mencakup US$ 0,05 untuk biaya legal (legal charge) dan US$ 0,09 untuk pajak keuntungan. Tahun lalu, pendapatan bersih dan penurunan pendapatan per saham adalah US$ 2,69 miliar dan US$ 0,25 per saham, yang mencakup pajak keuntungan sebesar US$ 0,02.Microsoft juga mengumumkan pendapatan selama satu tahun fiskal 2005 mencapai US$ 39,79 miliar. Nilai tersebut merepresentasikan peningkatan sebesar 8 persen dibanding tahun fiskal 2004 yang besarnya mencapai US$ 36,84. Pendapatan bersih untuk tahun fiskal 2005 adalah US$ 12,25 miliar dan pendapatan per sahamnya sebesar US$ 1,12, yang mencakup US$ 0,13 untuk biaya legal dan US$ 0,09 untuk pajak keuntungan.Pada tahun fiskal 2004, pendapatan bersih dan pendapatan per saham mencapai US$ 8,17 miliar dan US$ 0,75, yang mencakup biaya legal sebesar US$ 0,17 dan pajak keuntungan US$ 0,02."Kami menutup tahun fiskal 2005 dengan pertumbuhan pendapatan yang kuat pada kuartal keempat. Hal tersebut dipicu oleh tingkat permintaan konsumen yang sehat dan tersebar di semua segmen konsumen," kata Cris Liddell, chief financial officer Microsoft. "Hasil tahun ini menjadi momentum yang tepat untuk menghadapi tahun fiskal 2006. Kami mengharapkan peningkatan pendapata dua digit untuk tahun depan," ungkapnya.Pemicu KeuntunganProduk server, aplikasi bisnis dan penjualan Xbox merupakan sektor-sektor bisnis yang menyumbang pendapatan tinggi. Pertumbuhan pendapatan total dan pendapatan operasional selama kuartal berjalan, dipicu oleh kuatnya penjualan di sektor Server dan aplikasi bisnis. Tingkat adopsi yang tinggi oleh konsumen Microsoft SQL Server, menghasilkan pertumbuhan pendapatan dua digit sebesar 16 persen dibanding kuartal yang sama tahun lalu. Ini merupakan tahun ketiga di mana server dan aplikasi bisnis menyumbang pertumbuhan pendapatan dua digit dan peningkatan keuntungan.Sementara bisnis Xbox menyumbang 22 persen pendapatan untuk divisi Home and Entertainment. Di tahun fiskal 2005, divisi ini mencetat rekor pengapalan konsol dan software Xbox, anggota Xbox Live naik dua kali lipat, serta telah mengenalkan konsol game generasi masa depan, Xbox 360.Kalangan manajemen di Microsoft menargetkan sejumlah pertumbuhan di tahun fiskal 2006 yaitu, pendapatan naik antara US$43,7 miliar dan US$ 44,5 miliar. Pendapatan operasional diharapkan naik antara US$ 18,3 miliar dan US$ 18,8 miliar. Pendapatan per saham diharapkan naik menjadi US$ 1,27 sampai US$ 1,32. (wicak/)






Hide Ads