Produk Kolaborasi Akan Lampaui Rp 10 Triliun
- detikInet
Jakarta -
Produk dan layanan yang memungkinkan kolaborasi online antara beberapa pihak, semakin banyak dibutuhkan. Gartner memprediksi,kolaborasi online akan bernilai US$1,1 miliar (Rp 10,76 triliun) pada tahun 2008.Kolaborasi teknologi ini akan memacu pasar global hingga mencapai US$681,7 juta (Rp 6,7 triliun) pada tahun 2005. Angka tersebut merupakan peningkatan 16 persen dibanding tahun 2004.Pada tahap adopsi awal, pasar hanya berkumpul dan melakukan transisi."Vendor memproduksi makin bayak fungsionalitas kolaborasi terintegrasi yang mencakup berbagai macam konten, komunikasi dan kolaborasi teknologi. Semua adopsi akan dilanjutkan agar teknologi ini menjadi lebih terintegrasi dengan proses bisnis," kata Tom Eid, analis Gartner, seperti dikutip detikinet (06/07/2005) dari Vnunet.com.Produk kolaborasi seperti Instant Messaging (IM) dan video conferencing, akan mengalami peningkatan permintaan. Para pengembang IM tengah berupaya agar layanan ini bisa sepopuler e-mail.Layanan video conference juga akan dikembangkan ke desktop untuk mendukung percakapan dan bisa berintegrasi dengan web conference dan IM secara lebih baik.
(wicak/)