Program ini dijalankan atas kerjasama antara penyedia layanan pembayaran elektronik Go-Pay dengan PT Bank Negara Indonesia (BNI). Kerjasama tersebut dijalankan untuk mempermudah para pengusaha UMKM terutama di bidang kuliner yang menjadi mitra Go-Food untuk mendapatkan KUR.
CEO Go-Pay Aldi Haryopratomo mengatakan jika kerjasama ini bermula dari tantangan yang kerap hadir dalam penyaluran KUR, baik dari sisi perbankan maupun pengusaha UMKM. Go-Pay, menurut Aldi, berusaha untuk menawarkan solusi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun pemberian KUR ini dilakukan secara bertahap, dengan empat kota pertama yang disasar, yakni Semarang, Solo, Yogyakarta, dan Malang. Para merchant Go-Food di kota tadi akan mendapatkan penawaran akses KUr dengan plafon kredit maksimal Rp 25 juta.
Penandatanganan kerjasama antara Go-Pay dengan BNI. Foto: Muhammad Alif Goenawan/detikINET |
Untuk pemilihan merchant-nya sendiri, Aldi mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan seleksi terlebih dahulu dan dipilih berdasarkan layak atau tidak dalam mengembangkan usaha
"Kami sudah bisa kategorikan mitra mana yang mampu untuk memperluas usahanya dengan menggunakan dana KUR. Dari situ kami tanya 'mau gak Anda memperluas usaha Anda dengan kredit KUR tadi'," papar Aldi.
Untuk selanjutnya, nanti pihak Go-Pay akan memberikan profil UMKM yang mau mengakses dana KUR tadi ke BNI. Sementara Pemimpin Divisi Usaha Kecil BNI Bambang Setyatmojo mengatakan bila BNI akan melakukan assesment data-data keungannya.
"Termasuk juga ini, Kemenkeu menyiasatkan bahwa kami harus menyalurkan KUR secara tepat. Jadi nanti selama proses, akan dilakukan verifikasi ke tempat merchant Go-Food. Dengan demikian KUR bisa disasar dengan tepat," paparnya.
Saat ini Go-Food sudah memiliki lebih dari 125.000 merchant, dimana 70% di antaranya adalah UMKM. Dengan adanya program ini diharapkan merchant bis mengembangkan usahanya lebih baik lagi. (mag/rou)
Penandatanganan kerjasama antara Go-Pay dengan BNI. Foto: Muhammad Alif Goenawan/detikINET