Prosesor Otak Ganda AMD Muncul Setelah Intel
- detikInet
Jakarta -
Advanced Micro Devices Inc. (AMD) meluncurkan mikroprosesor PC pertamanya yang berotak ganda (dual core). Ini merupakan perluasan produk AMD yang diharapkan menjadi primadona dalam memacu unjuk kerja PC.Chip berotak ganda ini ditargetkan untuk menangani fungsi-fungsi rumit. Seperti membuat dan mengedit file-file digital. Pengguna yang diincar adalah para pengguna komputer kelas atas yang biasa menangani proses komputasi yang berat. Seperti dilansir Associated Press dan dikutip detikinet Rabu (1/6/2005), kemunculan chip tersebut diumumkan pada kesempatan pameran dagang komputer Computex di Taiwan, Selasa (31/5/2005). Prosesor ganda AMD Athlon 64 X2, keluar kurang dari seminggu setelah Intel Corp. mengumumkan perkakas sejenis, Pentium D, yang merupakan chip berotak ganda pertama keluaran Intel. Sebelumnya AMD telah memperkenalkan chip berotak ganda April lalu. Tapi ditujukan khusus untuk server dan workstation. Dalam urusan penyediaan prosesor jenis ini, AMD dan Intel memang kebut-kebutan. Pasalnya kedua perusahaan menyadari, peningkatan kecepatan yang diperoleh dengan menggenjot kinerja chip berotak tunggal hanya akan memproduksi panas berlebih. Dan tentunya, tidak akan membawa perubahan berarti dari model sebelumnya. Akhirnya diputuskan untuk memasukkan dua otak ke dalam satu chip, dengan memperlambat kecepatannya sedikit. Dengan begitu, panas yang dihasilkan tidak akan terlalu banyak dan performanya pun semakin bagus. Meski demikian teknologi ini memiliki sedikit kekurangan. Yaitu hanya menguntungkan pihak-pihak yang biasa menjalankan beberapa program dalam satu waktu. Atau hanya bagi mereka yang komputernya dilengkapi software khusus, yang bisa mengakomodasi kinerja prosesor otak ganda. Sementara itu AMD mengklaim, chip anyar tersebut memang dirancang untuk menjalankan fungsi mesin ganda. Bahkan disinyalir, AMD mengalahkan pamor Intel. Pasalnya, chip anyar AMD ini memiliki kapasitas penyimpanan memori lebih dari yang ditawarkan Intel. AMD, untuk produk prosesor Athlon 64 X2-nya, mematok harga dua kali lipat dari yang ditetapkan Intel untuk produk sejenis. Sebagai contoh, harga chip AMD untuk konsumsi low-end bernilai US$537 (Rp 5,1 juta) dengan kecepatan 2,2 gigahertz. Sementara untuk kalangan high-end ditetapkan sebesar US$1001 (Rp 9 juta) dengan kecepatan 2,4 GHz. Perbandingan dengan Intel Pentium D, untuk low-end harganya US$241 (Rp 2,3 juta) dengan kecepatan 2,8 GHz. Dan harga untuk konsumsi high-end adalah US$530 (Rp 5 juta lebih) dengan kecepatan 3,2 GHZ. Selain itu, Intel juga mengeluarkan prosesor otak ganda lainnya, Pentium Extreme Edition yang harganya US$999 (Rp 9,5 juta) per unitnya.
(wicak/)