Beberapa perusahaan tersebut secara bersama-sama menggelontorkan dana sebesar USD 1,2 miliar, atau kurang lebih setara dengan Rp 16 triliun sebagai investasi pada Go-Jek.
Nadiem Makarim selaku pendiri dan CEO Go-Jek membocorkan bentuk kolaborasinya dengan Google. Dana dari mereka salah satunya akan dialokasikan untuk berkolaborasi dengan Google di bidang data dan produk.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahan kolaborasi mereka mungkin di sektor AI (Artificial Intelligence), machine learning, dan berbagai macam optimasi serta otomasi. "Kita kita sedang eksplor itu semua dengan Google," ucap Nadiem.
Hal itu menurut Nadiem sejalan dengan misi utama Go-Jek untuk membuat Indonesia menjadi salah satu kekuatan digital global. Sehingga bisa mandiri sekaligus diharapkan melompati negara-negara lain di bidang tersebut.
"Alhamdulillah, kami sudah menduduki peringkat nomor 17 sebagai company in the world yang sudah change the world menurut majalah Fortune," katanya menambahkan.
Sebagai anak bangsa, ia mengaku merasa bangga dengan pencapaian tersebut, dan akan terus berusaha untuk melanjutkan kisah indah dari Go-Jek di masa mendatang. (fyk/fyk)