Chief Operating Officer Twitter, Anthony Noto, dipastikan akan meninggalkan jabatannya untuk bergabung dengan SoFi, sebuah startup di bidang finansial.
Di SoFi, ia akan menjabat sebagai Chief Executive Officer, sesuai dengan tawaran yang dilayangkan oleh startup asal California, Amerika Serikat, tersebut sejak akhir Januari lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepergian Noto yang bergabung dengan Twitter sejak 2014 lalu pun mengundang kesedihan tersendiri bagi CEO media sosial tersebut, yaitu Jack Dorsey.
Melalui akun Twitter pribadinya, ia mengaku sangat sedih bahwa Noto harus meninggalkan perusahaan, namun turut senang dan bangga terhadap seluruh pencapaiannya selama ini.
"Ia merupakan teman, rekan kerja, dan mentor bagi saya selama beberapa tahun belakangan. Ia akan selalu mendapat dukungan dari saya. Terima kasih Anthony, kami mencintaimu," tulisnya dalam kicauan tersebut.
Sejatinya, Noto, yang berperan besar dalam mendorong perusahaan untuk mendukung layanan tayangan video secara langsung, sudah cukup lama mendambakan jabatan CEO. Tapi sepertinya sulit meraih posisi paling bergengsi itu di Twitter.
Nantinya, pria yang sempat bekerja menjadi bankir di Goldman Sachs ini akan menggantikan Tom Hutton selaku CEO sementara SoFi pada 1 Maret mendatang. Hutton sendiri akan menjadi non-executive chairman dalam jajaran direksi SoFi. (fyk/fyk)