Selasa, 21 Nov 2017 14:04 WIB

Qualcomm Mau Saja Dipinang Broadcom, Asalkan...

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Reuters Foto: Reuters
Jakarta - Broadcom baru-baru ini bikin heboh dengan tawarannya untuk mengakuisisi Qualcomm dengan nilai USD 130 miliar atau sekitar Rp 1.755 trilun, yang akhirnya ditolak karena terlalu rendah.

Kini, para investor Qualcomm pun angkat bicara soal tawaran Broadcom tersebut. Menurut laporan Bloomberg, investor Qualcomm mau saja melepas sahamnya, asalkan nilai perlembar sahamnya setidaknya diawali dengan angka 8, yang diasumsikan USD 80.

Angka ini tentu lebih tinggi dari tawaran Broadcom sebelumnya, yang menawar saham Qualcomm dengan nilai USD 70 per lembar sahamnya, demikian dikutip detikINET dari Ubergizmo, Selasa (21/11/2017).

Tak diketahui apakah Broadcom tetap mau mengakuisisi Qualcomm dengan nilai per lembar sahamnya USD 80. Terutama mengingat CEO Broadcom Hock Tan dikenal sebagai negosiator andal.

Ditambah lagi, laporan sebelumnya menyebutkan dari akuisisi yang pernah dilakukan Broadcom, Tan tak pernah melewati angka kenaikan nilai tawaran lebih dari 6,8% dari tawaran awal.

Ini artinya, angka yang diminta oleh Qualcomm sepertinya terlalu tinggi ketimbang nilai akuisisi yang mau dibayar oleh Broadcom. Namun Broadcom disebut masih punya cara lain untuk mengakuisisi Qualcomm, yaitu dengan 'memaksa' pergantian dewan direksi Qualcomm dengan orang yang menginginkan akuisisi itu terjadi. (asj/fyk)
-

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed