Senin, 13 Nov 2017 10:50 WIB

Karyawan Go-Jek Hina Driver

Driver Dihina, Nadiem: Mereka adalah Jiwa Go-Jek

Adi Fida Rahman - detikInet
CEO Go-Jek, Nadiem Makarim. Foto: Grandyos Zafna CEO Go-Jek, Nadiem Makarim. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Akhir pekan lalu beredar video dua pegawai Go-Jek yang dianggap menghina para mitra driver. Kejadian ini mendapat tanggapan serius dari CEO sekaligus Founder Go-Jek Nadiem Makarim.

Berdasarkan sumber detikINET, Nadiem telah mengirimkan email internal ke seluruh karyawan Go-Jek terkait viralnya video tersebut. Dia mengatakan sangat kecewa atas kurangnya empati kepada mitra driver yang ditunjukan oleh karyawan Go-Jek sendiri.

"Perusahaan ini dibangun bukan hanya sebagai bisnis, tetapi juga pemberdayaan sosial mitra. Mitra driver kita adalah hati dan jiwa perusahaan ini. Mereka kerja tanpa kenal lelah, hari demi hari, untuk melayani pengguna kita," tegas Nadiem.

Ia pun mengingatkan bahwa Go-Jek berada dalam bisnis jasa. Reputasi perusahaan bergantung dari ketulusan dan dedikasi mitra driver terhadap pengguna. Karenanya Nadiem mengajak para Go Tropps (sebutan bagi karyawan Go-Jek) untuk memperlakukan rekan-rekan mitra driver dengan tulus, hormat dan berdedikasi.

"Memposting video dari jendela bertingkat tinggi dengan kata-kata meremehkan pekerjaan mitra pengemudi tidak mencerminkan apa yang kita perjuangkan. Ini dapet memberikan kesan negatif ke seluruh karyawan Go-Jek, padahal mereka telah bekerja siang malam untuk mewujudkan misi sosial kita demi Indonesia," kata Nadiem.

"Perilaku seperti ini tidak akan pernah ditolerir di perusahaan kami. Jadikan ini sebagai pengingat bagi kita semua tentang apa yang kita perjuangkan dan siapa yang kita layani," imbuh bos Go-Jek.

Saksikan video 20detik tentang Nadiem Makarim yang menanggapi beredarnya video staff menghina driver Go-Jek di sini:

[Gambas:Video 20detik]



Untuk diketahui, sempat menjadi viral video yang menampilkan dua perempuan yang tengah bercakap-cakap. Video yang diposting di Instagram tersebut membuat banyak mitra driver Go-Jek marah. Lantaran apa yang diperbincangkan dianggap menghina para mitra driver Go-Jek.

Makin disayangkan, dua perempuan yang dimaksud adalah karyawan Go-Jek. Ini diketahui dari tali kartu ID yang terdapat logo Go-Jek. Selain itu lokasinya pun diketahui di markas utama perusahan ride sharing tersebut.

Go-Jek sendiri sudah merespon kejadian ini lewat akun Twitter resminya. Mereka telah memberikan sanksi kepada kedua pelaku dalam video tersebut. Mereka pun berharap dari video ini dapat dijadikan pelajaran bagi semua.




(afr/yud)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed