Rabu, 08 Nov 2017 16:52 WIB

Sukses Jualan Ponsel, Evercoss Lebarkan Sayap Bisnis

Achmad Rouzni Noor II - detikInet
Foto: dok. Evercoss Foto: dok. Evercoss
Jakarta - Keuntungan yang diperoleh Evercoss dalam penjualan smartphone sebagian dialihkan oleh pemiliknya untuk diversifikasi usaha. Salah satunya untuk menggarap bisnis properti.

PT Indopasifik Group yang memproduksi ponsel pintar Evercoss dan motor Viar, melalui divisi usaha propertinya PT Indopasifik Indahtama membenamkan investasi sekitar Rp 2 triliun untuk membangun dua proyek di Alam Sutera.

CEO Indopasifik Indahtama Akwila Natanael mengatakan untuk proyek pertama bernama Pacific Garden Style Residence seluas 1,3 hektare. Sementara yang kedua akan berada di lokasi yang sama dengan menyasar segmen berbeda.

Proyek Pasifik Garden Style sendiri dijual dengan harga Rp 23 juta m2. Akwila menjelaskan proyek tersebut dikembangkan untuk menyasar mahasiswa dan anak muda karena letak proyek tersebut dengan kampus Binus.

Disebutkan olehnya, meski belum dipasarkan secara gencar, angka penjualan telah mencapai 50%. Hingga akhir tahun penjualan Pasifik Garden Style menara pertama ditargetkan terjual 80%. Proyek ini ditargetkan bisa serah terima Desember 2020.

Apartemen Pasific Garden adalah merupakan diversifikasi usaha Indopasific Group yang sebelumnya telah sukses merilis brand smartphone Evercoss dan perusahaan sepeda motor Viar.

Alasan pemilik brand Evercoss ini membangun apartemen di kawasan Alam Sutera, menurut Akwila, karena sudah dilengkapi dengan layanan pengaduan masyarakat digital yang terintegrasi dengan menggunakan aplikasi e-Town.

"Aplikasi berbasis Android tersebut sudah berjalan dengan baik, salah satu smartphone yang digunakan oleh pihak manajemen Alam Sutera untuk menjalankan aplikasi tersebut menggunakan smartphone Evercoss," jelasnya.

Selain itu, di samping apartemen yang dibangun Evercoss juga sudah terdapat ekosistem kampus bertaraf internasional dimana telah berdiri Universitas Bina Nusantara (BINUS), Binus-ASO School of Engineering yang bekerja sama dengan Jepang, Swiss German University (SGU), Universitas Bunda Mulia (UBM) dengan jumlah mahasiswa lebih dari 8.000 orang dan terus bertambah.

"Dengan banyaknya mahasiswa ini, menciptakan demand yang tinggi akan kebutuhan penginapan, bergaul, maupun bekerja. Apartemen ini membawa konsep stylish living for young," pungkasnya. (rou/rou)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed