Sabtu, 23 Sep 2017 17:07 WIB

Hitachi Geber Solusi Data Analitik dan IoT

Yudhianto - detikInet
Ilustrasi. Foto: istimewa Ilustrasi. Foto: istimewa
Jakarta - Bernama Hitachi Vantara, produsen Jepang ini resmi mengumumkan anak usahanya yang baru untuk menangani solusi data dan Internet of Things.

Saat ini data bisa dibilang telah menjadi aset terbesar sebuah bisnis. Pasalnya data memegang kunci untuk arus pendapatan baru yang mungkin diperoleh perusahaan, memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik, serta memberi kajian pasar yang lebih komperehensif, dan bisa menekan anggaran bisnis.

"Hitachi telah membantu pelanggan memanfaatkan kekuatan data mereka untuk mendukung aksi bisnis yang berarti selama bertahun-tahun. Sekarang saat dunia bertransformasi oleh alat dan proses digital, kami mempersatukan semua perusahaan solusi digital terkuat kami bersama sebagai perusahaan Hitachi yang baru yang memberikan dampak bisnis eksponensial bagi pelanggan dan kemajuan masyarakat," kata Hitachi, Ltd. President and CEO Toshiaki Higashihara, dalam keterangannya.

"Pembentukan Hitachi Vantara juga menggarisbawahi komitmen Hitachi terhadap penciptaan kolaboratif dengan para kustomer dan mitra, dan menjadi mitra inovasi menyambut era IoT," imbuhnya.

Tak hanya fokus pada pemanfaatan data, IoT menjadi sektor yang juga akan dimanfaatkan peluangnya oleh Hitachi Vantara. Apalagi belum ada pemain dominan di sektor ini, sehingga tersimpan peluang besar yang bisa digarap.

Menurut Hitachi, lebih dari USD 440 miliar akan digunakan untuk IoT pada tahun2020. Dengan jumlah penggunaan sensor-sensor IoT yang diprediksi mencapai 21 miliar unit. Dari situ akan bermunculan banyak endpoint yang artinya menbuka pasar potensial.

"Hitachi Vantara akan menghadirkan solusi yang memenuhi kebutuhan dunia yang semakin terkoneksi. Seperti pelanggan kami yang menjadi mitra dan rekan kerja kami, Hitachi Vantara melihat data sebagai sebuah peluang," kata CEO Hitachi Vantara, Ryuichi Otsuki.

Dalam perjalanannya, Hitachi vantara sendiri menyatukan operasional Hitachi Data Systems, Hitachi Insight Group, dan Pentaho ke dalam satu kesatuan bisnis terintegrasi.

(yud/mag)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Si Kardus Nintendo Labo Laris Manis

    Si Kardus Nintendo Labo Laris Manis

    Senin, 18 Jun 2018 15:35 WIB
    Berbahan dasar kardus, tak sedikit gamer yang mengejek kemunculan Nintendo Labo. Meski demikian, nyatanya aksesoris Nintendo Switch ini laris manis di pasaran.
  • Google Guyur Pesaing Alibaba Rp 7,7 Triliun

    Google Guyur Pesaing Alibaba Rp 7,7 Triliun

    Senin, 18 Jun 2018 14:26 WIB
    Google terus memperkuat cengkraman bisnisnya di China dengan cara mengguyur uang triliunan rupiah di salah satu raksasa e-commerce pesaing terkuat Alibaba.
  • Trafik Data Lebaran Telkomsel Melonjak 109%

    Trafik Data Lebaran Telkomsel Melonjak 109%

    Senin, 18 Jun 2018 13:35 WIB
    Telkomsel mencatat kenaikan trafik layanan data signifikan. Jika dibandingkan periode Lebaran tahun lalu, trafik data operator seluler itu melonjak pesat 109%.
  • Fortnite Ikut Nebeng Semarak Piala Dunia

    Fortnite Ikut Nebeng Semarak Piala Dunia

    Senin, 18 Jun 2018 12:53 WIB
    Setelah update Thanos dari euforia film Avengers Infinity War beberapa waktu lalu, kini game Fortnite juga ikut serta menyemarakkan Piala Dunia 2018.
  • Bill Gates Ternyata Ada Dua Orang

    Bill Gates Ternyata Ada Dua Orang

    Senin, 18 Jun 2018 10:59 WIB
    Hari ini adalah hari ayah di Amerika Serikat. Pendiri Microsoft Bill Gates pun tak ketinggalan mengucapkan selamat hari ayah untuk bapaknya yang ternyata..