Menurut Head of Xiaomi South Pacific Region Steven Shi perhitungan pihaknya dengan IDC berbeda. Ini lantaran sumber dan angle yang digunakan tidak sama.
"IDC menggunakan angle yang luas. Sementara kami lebih mengacu pada market," kata Steven saat berbincang dengan detikINET selepas pembukaan Authorized Mi Store di Serpong, Tangerang, Banten.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin bagi orang lain posisi cukup penting. Tapi menurut kami lebih pada bagaimana orang dapat menikmati produk yang Xiaomi buat," ujar pria berkacamata itu.
Xiaomi pun tidak menyoal vendor lain menganggapnya sebagai kompetitor. Tapi bagi perusahaan besutan Lei Jun itu menyikapinya dengan cara berbeda. Mereka lebih menganggap produsen ponsel lain sebagai teman, bukan lawan.
"Memang adanya persaingan dapat membantu pasar untuk terus tumbuh dan berkembang. Tapi baiknya kita bersama-sama menghadirkan perangkat terbaik demi konsumen," turut Steven.
"Jadi tidak ada target apapun, kami lebih ingin menantang diri sendiri. Selain itu ingin lebih enjoy menghadirkan produk terbaik dan lebih banyak perangkat di pasaran," pungkasnya. (afr/fyk)