BERITA TERBARU
Sabtu, 25 Mar 2017 11:54 WIB

Ancaman Besar Ratusan Perusahaan Teknologi China

Fino Yurio Kristo - detikInet
Foto: GettyImages Foto: GettyImages
Jakarta - Dahulu, perusahaan teknologi asal China kerap diremehkan. Namun perlahan, citra mereka semakin meningkat dan bukan tak mungkin menguasai dunia di masa mendatang.

Alibaba dan Huawei misalnya, rasanya belum lama dikenal di kancah global. Sebelum berekspansi ke mancanegara, keduanya sudah punya posisi kuat di China. Nah, mungkin saja di China saat ini ada ratusan perusahaan teknogi semacam mereka yang siap merangsek ke dunia internasional.

"Saat Anda melihat China pada hari ini, situasinya tidak lagi sama seperti 5 atau 10 tahun lampau. Orang-orang itu mampu mampu berinovasi dan membuat produk yang dalam beberapa area lebih bagus daripada barat," sebut Yossi Vardy, Chairman International Technology Ventures.

Vardy menambahkan ada 1,4 miliar orang di China dan kebanyakan perusahaan China memang masih berkiprah di dalam negeri. Tapi seperti Alibaba atau Huawei, mereka bisa saja segera melebarkan sayap ke luar negeri.

"Kami tahu perusahaan-perusahaan China di luar Alibaba dan Huawei. Tunggu saja beberapa tahun lagi dan Anda akan melihat ratusan perusahaan seperti mereka dan mereka menuju pasar internasional," paparnya.

Saat inipun meski belum seagresif Huawei dan Alibaba, perusahaan semacam Tencent atau Baidu mulai memperlihatkan ambisi menaklukkan pasar global. Dan di samping itu, ekosistem startup di Negeri Tirai Bambu juga sangat bergairah.

Investasi venture capital di China tercatat menyentuh angka USD 31 miliar tahun 2016 lalu. Sebuah peningkatan sebesar 19% dari tahun sebelumnya menurut penelitian KPMG.

Dikutip detikINET dari CNBC, Sabtu (25/3/2017), vendor smartphone Xiaomi dan layanan ride sharing Didi Chuxing pun termasuk dalam daftar startup termahal di dunia. Masing-masing bernilai USD 46 miliar dan USD 33,8 miliar. Hanya kalah dari Uber yang bernilai USD 68 miliar. (fyk/rou)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed