Menggandeng Kredit Plus, JD.ID memberikan opsi membeli barang dengan cara menyicil tanpa menggunakan kartu kredit. JD.ID ingin memperluas akses konsumennya hingga ke daerah, tak hanya di kota besar.
Dikatakan Head of Partnership & Alliance JD.ID Abraham Harahap, kerjasama dengan Kredit Plus sudah berlangsung sejak Juli lalu. Kerjasama tersebut saat ini dimantapkan lagi dengan mengintegrasikan sistem JD.ID dengan Kredit Plus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai saat ini jumlah user yang sudah berbelanja di JD.ID menggunakan Kredit Plus total sebanyak 600 user. Dengan nilai transaksi hingga per 23 November 2016 sekitar 2,7 miliar," sebut Abraham dalam peresmian kerjasama di Hotel Rafless, Jakarta Selatan, Kamis (1/12/2016).
Diakuinya, pembayaran dengan metode cicilan masih lebih besar menggunakan kartu kredit. Hal ini wajar, mengingat opsi kartu kredit memang sudah lebih dulu ada sejak JD.ID hadir. Sementara pilihan pembayaran dengan Kredit Plus baru ada Jui 2016.
Foto: Rachmatunnisa/detikcom |
"Tapi kalau dilihat jump-nya signifikan. Saya rasa untuk target di tahun depan bisa sampai. Kita harapkan setelah integrasi sistem ini, jumlah transaksi bisa meningkat menjadi 4500-5000 transaksi per bulan. Karena kan yang sekarang sudah lebih smooth sistemnya," ujarnya.
Sementara itu, GM Business Development Kredit Plus Vincentius Rahina Surya mengatakan, perilaku konsumen yang ingin serba murah, cepat dan aman mendapatkan barang yang diinginkannya, coba diakomodir Kredit Plus melalui kerjasamanya dengan JD.ID.
"Semua itu untuk dimungkinkan dengan adanya teknologi, melalui integrasi ini. Belanja lewat e-commerce bisa memangkas waktu dan beberapa proses jadi barangnya lebih murah, lebih cepat sampai, dan tidak pusing bagaimana membayarnya. Mereka juga akan mempertimbangkan soal keamanan berbelanja," sebutnya.
Vincentius menjanjikan proses pengajuan kredit akan berlangsung cepat. Adapun untuk informasi status pengajuan kredit bisa dipantau konsumen via situs JD.ID maupun aplikasi mobile Kredit Plus.
"Maksimal tiga hari kerja, customer akan dapat info mengenai pengajuan kredit mereka dan JD.ID akan segera mengirimkan barang setelah konfirmasi persetujuan. Customer akan langsung dapat barangnya, bayarnya nanti di cicilan bulan berikutnya. Tidak perlu ada DP," paparnya.
Head of Corporate Communications & Public Affairs JD.ID Teddy Arifianto menambahkan, kerjasama ini ingin mendorong konsumen, terutama yang di daerah di luar kota besar dan tidak punya kartu kredit agar tidak sungkan berbelanja melalui e-commerce.
"Di daerah mereka purchasing power-nya tinggi tapi kesulitan akses dapat barang dan bayarnya. Inilah manfaatnya sinergi dengan Kredit Plus, yang jaringannya luas, ada 260 titik seluruh Indonesia. Mudah juga bayar angsurannya bisa lewat ATM, Kantor Pos, Alfamart, Indomaret atau di Pick Up Payment," tutupnya.
(rns/fyk)
Foto: Rachmatunnisa/detikcom