Selasa, 25 Okt 2016 08:42 WIB

Catatan dari Austin

Alienware Hengkang dari Indonesia

Achmad Rouzni Noor II - detikInet
Foto: detikINET/Achmad Rouzni Noor II Foto: detikINET/Achmad Rouzni Noor II
Austin, Texas - Kiprah Alienware di Indonesia telah dihentikan oleh Dell mengingat rendahnya permintaan akan lini produk PC gaming tersebut di Tanah Air.

"Kami tak lagi menjual Alienware di Indonesia," kata Tian Beng, Senior Vice President & Managing Director Dell EMC South Asia & Korea kepada detikINET di Austin, Texas, Amerika Serikat.

Alienware sendiri telah wara-wiri sejak kelahirannya 20 tahun lalu. Di tangan Dell pasca akuisisi 2006, Alienware pun kian menahbiskan diri menjadi salah satu penguasa pasar PC gaming dunia.

Namun karena spesifikasinya yang sangat tinggi, dan itu berimbas kepada harganya yang tak murah, membuat tak semua gamer PC mampu untuk menebusnya. Sayangnya, mayoritas gamer Indonesia salah satu di antaranya.

"Kami masih menjual (Alienware) secara global. Di Asia kami masih menjual Alienware di Singapura, Malaysia, Thailand, Australia, dan China," jelas Tian Beng.

Tian Beng, Senior Vice President & Managing Director Dell EMC South Asia & KoreaTian Beng, Senior Vice President & Managing Director Dell EMC South Asia & Korea

"Ini masalah permintaan pasar saja. Mungkin di masa depan kita akan perkenalkan lagi (di Indonesia). Dan soal penurunan harga, itu akan jadi masukan bagi kami," paparnya lebih lanjut.

Alienware sendiri merupakan salah satu produk andalan Dell di bisnis PC. Meskipun pasar PC secara global terus melemah, namun Dell tetap optimistis bisnis PC masih akan terus eksis dan akan kembali bangkit seiring era Internet of Things (IoT).

Dari negara-negara di dunia yang jadi andalan Dell, Indonesia pun termasuk salah satu yang amat diandalkan perusahaan yang dikomandoi oleh Michael Dell tersebut.

"Pasar PC di Indonesia masih sangat menjanjikan. Kami melihat PC akan masih terus menjadi bisnis penting, menjadi komponen dari ekosistem bisnis, dan menjadi bagian strategi penting bagi Dell, termasuk di Indonesia karena populasinya yang besar dan mayoritas berusia muda," kata Tian Beng.

Menurut data yang dirilis Gartner, sepanjang kuartal kedua 2016, Dell mengirimkan hingga 9.788 unit PC ke seluruh dunia. Memang masih kalah dibanding Lenovo dan Hewlett-Packard yang mencapai 13 ribu dan 12 ribu. Namun, Dell mengaku tumbuh lebih baik dibanding dua kompetitornya itu dari sisi pendapatan.

Sementara menurut data yang dilansir International Data Corporation (IDC) sebelumnya, jumlah pengiriman PC di seluruh dunia mencapai 62,4 juta unit pada kuartal kedua 2016 dan terjadi penurunan dari tahun ke tahun sebesar 4,5%.

Angka tersebut tidak jauh berbeda dengan Gartner yang menyebut 64,3 juta unit pada kuartal kedua 2016, atau turun 5,2% dibanding kuartal yang sama tahun 2015 lalu. Penurunan ini secara berturut-turut terjadi dalam tujuh kuartal terakhir.

(rou/rou)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed