"Sinergi antar kedua BUMN ini akan lebih mengoptimalkan kinerja perseroan dan menjadi model bagi pengembangan sinergi dengan sektor usaha BUMN lainnya," kata Direktur Enteprise & Business Telkom Muhammad Awaluddin, dalam keterangannya, Rabu (25/5/2016).
Sebelumnya, penandatanganan Perjanjian Kerja Sama implementasi ERP dilakukan antara Executive General Manager Divisi Enterprise Service Telkom, Siti Choiriana dan Direktur Utama INKA Agus Purnomo, di Kantor Pusat INKA, Madiun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya implementasi dashboard reporting, lisensi dashboard, operational support, penyediaan colocation hardware di data center, penyediaan link antara data center dan kantor INKA.
"Kerjasama ini tidak menutup kemungkinan dikembangkan dalam penyediaan solusi layanan ICT lainnya," kata Awaluddin.
Telkom berkomitmen ikut membangun industri kereta api sekaligus menjadikan INKA yang terdepan di sektor ini serta mampu menghasilkan pertumbunan nilai yang berkesinambungan melalui konfigurasi dan koordinasi bisnis yang sinergis.
"Semangat sinergi BUMN ini diharapkan mampu menjadikan INKA dan Telkom Group bersama-sama menjadi Bigger (Sales & Market Size), Broader (Business Scope) dan Better (Service Quality), yang tentunya akan turut mendukung pemerintah membangun perekonomian Indonesia," tambah Awaluddin.
Menurut catatan, pada akhir Maret 2016, INKA mengekspor sebanyak 15 unit gerbong kereta api ke Bangladesh dari pesanan 150 gerbong hingga Agustus 2016.
INKA memenangkan tender pengadaan kereta penumpang berbagai tipe di Bangladesh setelah mengalahkan beberapa produsen kereta dari India dan China.
Selain pasar luar negeri, INKA juga siap memenuhi permintaan gerbong dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) seiring dengan dimulainya program pembangunan jalur Kereta Api Trans Kalimantan dan Sulawesi. (rou/rou)