Perlambatan ekonomi saat ini ternyata tidak mempengaruhi bisnis distributor telepon seluler PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA). Penjualan ponsel baik ponsel pintar (smartphone) maupun feature phone perseroan tetap tumbuh.
Hingga September 2015, Erajaya telah menjual sedikitnya 10 juta unit ponsel dengan nilai penjualan mencapai Rp 13,95 triliun. Angka ini lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
September 2014, perseroan menjual sekitar 8 juta unit ponsel dengan nilai penjualan sebesar Rp 10,6 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Djatmiko menjelaskan, saat ini pasar ponsel yang paling banyak diminati bukan lagi ponsel kelas atas, namun ponsel kelas menengah dengan harga miring, namun kualitas bagus seperti ponsel buatan Taici alias Taiwan China.
Ponsel dengan harga jual sekitar Rp 2 juta hingga Rp 3 juta ini sedang booming di pasaran dan menjadi tren baru. "Pergeseran market di harga Rp 2 juta-Rp 3 jutaan. Handphone Taici yang lagi happening kayak Xiaomi, Lenovo, Asus, dan lain-lain," sebut dia.
Melihat tren tersebut, Djatmiko menargetkan kinerja perseroan tahun ini masih akan terus bertumbuh. Hingga akhir tahun ini, perseroan menargetkan bisa meraup angka penjualan Rp 15,5 triliun dengan laba bersih Rp 225 miliar.
"Target penjualan Rp 15,5 triliun. Laba Rp 225 miliar. Gerai tahun ini 560 toko, sekarang total 538 toko," kata dia.
(drk/fyk)