Ia ingin melihat langsung produksi smartphone Hisense. Menurutnya, industri perakitan dan produksi komponen ponsel juga dinilai sebagai sektor prioritas dan tengah banyak peminat investasinya.
βSekalian lihat industri elektronik dalam hal ini ponsel. Supaya ke depan investasi yang bisa masuk tidak hanya perakitan," ujar Saleh kepada detikINET saat berkunjung ke markas detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain berkunjung ke Hisense, Menperin juga akan mempelajari sistem produksi mobil dari perusahaan otomotif besar China yaitu SAIC-GM Wulling Automobile dan mencoba menggaet investasi dari industri perakitan maupun komponen.
"Kita mau lihat industri otomotif di China yaitu Wulling dan General Motor. Mereka sedang bangun pabrik di Karawang. Investasi lumayan besar mencapai Rp11 triliun. Di China sana, Wulling termasuk sangat berhasil. Ingin lihat ke sana apa yang mereka lakukan di sana, kemudian betul-betul di-copy paste di Indonesia,β ujarnya.
Saleh juga ingin menggaet lebih banyak investor China dan betul-betul merealisasikan investasinya. "Supaya investasi betul-betul dilakukan investor. Kebanyakan kalau China ini yang datang 10 yang jadi investasi hanya 1. Beda dengan Jepang yang datang 10 jadi 6," pungkasnya.
(rou/rou)