Di awal September 2015, CEO BlackBerry John Chen mengumbar rencana akuisisi perusahaan sekuriti mobile, Good Technology senilai USD 425 juta atau sekitar Rp 6 triliun.
Kini, vendor asal Kanada itu mengatakan akan merampungkan proses akuisisi tersebut Q3 tahun fiskal 2016 atau di sekitar November 2015.
Kabar perampungan tersebut diucapkan langsung oleh Managing Director BlackBerry Indonesia Sofran Irchamni. "Ide pembelian Good Technology ini sebenarnya merupakan masukan dari konsumen, dimana BlackBerry harus bisa mengelola platform Apple," ujar Sofran usai acara peluncuran BlackBerry Leap di Ritz-Carlton, Jakarta, Rabu (21/10/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Integrasi tersebut dimaksud untuk memperluas capability untuk menjangkau semua segmen pasar, mancakup BlackBerry sendiri, Android, dan Apple. Jadi tidak ada lagi nanti pertanyaan dari para pelanggan, seperti BlackBerry tidak bisa me-manage Apple," tambahnya.
Sayang, Sofran belum bisa mengutarakan berapa pendapatan BlackBerry setelah akuisisi tersebut. "Kami belum bisa bicara mengenai itu karena akuisisinya sendiri kan baru rampung Q3 fiscal year 2016 mendatang," pungkasnya.
(ash/ash)