Perdana Menteri India Narendra Modi berambisi agar negerinya kuat dalam bidang manufaktur elektronik. Ia mengharapkan para produsen elektronik memproduksi perangkatnya di India.
Sejumlah vendor elektronik pun akhirnya membuka pabriknya di negeri Bollywood, tak terkecuali Lenovo. Mereka baru membuka pabrik di kawasan Chennai, India. Sayangnya, meski Indonesia menerapkan aturan yang hampir mirip, Lenovo masih pikir-pikir dulu untuk mendirikan pabriknya di tanah air.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Soal TKDN kami sedang review. Paling tidak kami sudah update ke bagian terkait, seperti Departemen Perindustrian dan Departemen Perdagangan. Lenovo cukup serius berinvestasi di Indonesia, tidak hanya berbisnis tapi lebih dari itu," ujar Adrie.
Dilanjutkan Adrie, untuk saat ini ia tak bisa menerangkan secara detail langkah apa yang akan dilakukan pihaknya untuk memenuhi aturan TKDN. Pasalnya, hingga saat ini pihak Lenovo masih terus melakukan pembahasan.
"Karena ini masih dibahas, belum bisa kami share. Kami ingin seperti India, belum ada update selama perencanaannya berlangsung, tapi setelah selesai langsung kami publikasikan," jelas Adrie.
"Kemarin Chen Xudong (Senior Vice President and President, Mobile Business Group) datang ke India untuk meresmikan pabrik di sana. Mungkin suatu hari, kita bisa mengumumkan hal yang sama," tutup pria berkacamata itu.
(rou/rou)