Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Laporan dari San Diego
Intercloud, 'Jembatan Awan' yang Dibangun Cisco
Laporan dari San Diego

Intercloud, 'Jembatan Awan' yang Dibangun Cisco


Ahmad Toriq - detikInet

Peder Ulander (cisco)
San Diego - Cisco serius menggarap platform cloud penghubung untuk menjembatani dunia 'awan data' yang masih terkotak-kotak. Cisco serius mengembangkan Intercloud, jaringan cloud yang akan menghubungkan berbagai platform cloud.

Ide dasar intercloud adalah Cisco bersama mitranya akan menjalankan platform software dan infrastruktur cloud yang sama. Dengan kesamaan software dan infrastruktur di sejumlah vendor cloud, maka pemindahan data dan aplikasi dari satu platform cloud ke yang lain menjadi lebih mudah.

"Bayangkan jika ada perpindahan kantor pusat suatu bank misalnya, data besar hingga terabyte bisa dipindahkan dengan mudah," ujar Cisco Cloud Vice President, Peder Ulander, di Cisco Live! 2015 yang turut dihadiri detikINET di San Diego, California, US, Rabu (10/6/2015) waktu setempat.

Intercloud ini akan berbasis platform OpenStack yang saat ini sedang populer, dan akan mendukung berbagai macam beban kerja, dengan pengawasan yang super ketat, dan memiliki kemampuan interoperabilitas dengan cloud manapun, baik privat atau publik.

Perusahaan asal San Jose ini akan menggandeng 35 vendor software independen untuk mengembangkan intercloud. Kerja sama dengan 35 vendor ini melibatkan 3 hal: generasi baru untuk platform para pengembang, analitik dan data besar, dan layanan cloud Internet of Everything (IoE).

Nantinya, platofrm intercloud hasil kerja sama dengan 35 vendor ini akan diterapkan untuk menjembatani berbagai platform cloud dari vendor yang menjadi mitra Cisco. Lalu, Cisco dan mitranya akan menawarkan layanan intercloud ini untuk pelanggannya melalui Cisco Intercloud Marketplace. Cisco berencana untuk membuka Intercloud Marketplace pada musim gugur 2015.

Gelombang pertama para mitra Cisco yang akan jualan di Intercloud Marketplace di antaranya: ActiveState, Apprenda, Basho, Chef, Citrix, CliQr, Cloud Enabled, CloudBerry Lab, Cloudera, Cloudify, CloudLink, Couchbase, CTERA, Datadog, Davra Networks, desktopsites, Druva, Egnyte, ElasticBox, F5 Networks, Hortonworks, Informatica, MapR, MongoDB, Moonwalk, Nirmata, Panzura, Pegasystems, Platfora, Sanovi, ScaleArc, Skytree, StoAmigo, Talisen Technologies and Zenoss.

"Kami menjamin intercloud akan sangat aman untuk mitra dan para vendor cloud," ujar Ulander.

Direktur Corporate Communications Cisco untuk Asia Pasifik, Jepang, dan China, Matt Hardwick, mengatakan ide 'jembatan' awan ini mendapat respons yang positif di pasar saham. Buktinya, saham Cisco yang sempat menurun karena suksesi CEO kini langsung naik tak lama setelah ide intercloud ini dipresentasikan untuk pertama kalinya.

"Intercloud ini akan memenuhi tingginya permintaan untuk pemenuhan kebutuhan IoE nantinya," ujar Matt.

(trq/ash)







Hide Ads