Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
Laporan dari Singapura
Lewat Singapura, Telkom Bidik Asia Tenggara
Laporan dari Singapura

Lewat Singapura, Telkom Bidik Asia Tenggara


Dana Aditiasari - detikInet

Peresmian Data Center Telkom di Jurong, Singapura (dna/detikINET)
Singapura - Telkom melalui anak usahanya Telkom Internasional (Telin) membangun data center dan hub telekomunikasi yang ketiga di Jurong, Singapura. Tujuan dari pembangunan dengan investasi USD 115 juta ini demi membidik pasar di Asia Tenggara.

CEO Telin Singapura Septika N Widyasiriniβ€Ž mengatakan, data center ini akan meningkatkan kemampuan perusahaan untuk melayani berbagai kebutuhan pelayanan di bisnis data yang dijalani perusahaan.

"Seperti fungsi data center, fasilitas yang akan dibangun ini akan β€Žmendukung semua fungsi yang memungkinkan berbagai model bisnis berjalan pada layanan Internet, dari perusahaan klien kami," ujarnya saat ditemui usai groundbreaking di Jurong Data Center Park, Singapura, Jumat (5/6/2016).

Klien yang dimaksud bukan hanya di Singapura, tapi menurut Septika, juga melayani kebutuhan pusat data di kawasan Asia Tenggara.

"Semua komunikasi internasional dari dan ke Indonesia kan lewat sini (Singapura, red). Yang di Asia Tenggara pun juga begitu. Jadi kami harap ini bisa meningkatkan kemampuan kita memberikan layanan secara lebih luas," sebut dia.

Saat ini Telin Singapura telah memiliki dua data center yang terletak di Changi dan Tai Seng dengan luas area penyimpanan data 10.000 meter persegi, atau tepatnya 6.000 meter persegi di Changi dan 4000 di Tai Seng.

"Dengan penambahan baru di Jurong ini (yang luasnya 20.000 meter persegi) maka luas total data center yang dioperasikan Telin Singapura bisa 30.000 meter persegi," tutur dia.

Data center yang didirikan Telin Singapura adalah bangunan berisi ruang-ruang khusus penyimpanan server atau jaringan peyimpanan data yang berfungsi mendukung berbagai kegiatan yang terkoneksi dengan internet.

"Bisa menyimpan data perusahaan maupun mendukung kegiatan bisnis data provider," sambung dia.

Untuk teknologi penyimpanan data cendiri, sambung dia, pihaknya akan menunjuk pihak ketiga untuk penyediaannya. Namun pihak ketiga tersebut akan ditenderkan setelah fasilitas ini berdiri.

"Karena kala di Singapura kita menyesuaikan permintaan dari klien kami spesifikasinya seperti apa baru kita tenderkan siapa yang punya teknologinya," jelas dia.

Telin Singapura menjalankan sejumlah sektor bisnis di antaranya layanan lalulintas telekomunikasi suara (voice traffic services), data center (pusat data) dan link koneksi internasional.

"Bisnis data center kami menyumbang 7%-8% dari total revenue (pendapatan)," pungkasnya.

(rou/rou)







Hide Ads