Lappin nantinya akan memimpin divisi yang merupakan penyatuan kembali dari
Asia-Pacific Emerging Markets (APEM) dan Asia-Pacific Mature Markets (APMM)
menjadi satu unit bisnis.
Selain memutuskan untuk menyatukan kembali wilayah APEM dan APMM dan mempromosikan Lappin, perusahaan yang telah membeli unit bisnis IBM dan Motorola itu juga mempromosikan Ken Wong, sebagai Vice President of Strategy & Planning.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lappin telah menjadi pemicu kesuksesan pada bisnis Lenovo APMM saat ini,
membawa keunggulan perusahaan dalam penjualan PC di Jepang dan memfasilitasi kesuksesan peluncuran dari bisnis consumer di Australia dan Selandia Baru (ANZ).
Saat ini bermukim di Jepang, Lappin akan tetap tinggal di Tokyo di mana ia bisa menjalankan bisnis di kawasan Asia-Pasifik dengan jabatan Presiden NEC Lenovo Japan Group.
Dia akan terus memimpin bisnis Jepang dan ANZ dan akan bertanggung jawab langsung kepada Gianfranco Lanci, COO & Executive Senior Vice President Lenovo.
"Rod memiliki banyak pengalaman dalam menciptakan bisnis yang sukses di
pasar yang matang maupun berkembang, membuatnya orang terbaik untuk
mengepalai bisnis Asia Pasifik baru Lenovo," kata Lanci.
"Dengan Rod di pucuk pimpinan, saya yakin bisnis di seluruh Asia Pasifik akan terus berkembang dan naik ke tingkat kesuksesan yang baru, sebagaimana NEC Lenovo Japan Group di Jepang selama tiga tahun terakhir di bawah kepemimpinannya yang kuat."
Dengan terkonsolidasinya bisnis di Asia Pasifik, Lenovo akan memiliki skala dan efisiensi untuk beroperasi secara lebih efektif di pasar yang sangat
kompetitif dan dinamis ini.
Peluncuran smartphone dan perangkat konsumen lainnya Lenovo baru-baru ini di wilayah tersebut menunjukkan perusahaan telah siap untuk membuat Asia Pasifik sebagai mesin pertumbuhan perusahaan dan pasar teknologi konsumen.
"Asia Pasifik menyajikan Lenovo dengan berbagai peluang yang sangat penting
untuk kelanjutan kesuksesan perusahaan sebagai pemimpin global dalam PC, dan
saya senang bisa mengambil alih tim gabungan baru yang penuh dengan
orang-orang berbakat, banyak di antaranya sudah pernah bekerja sama secara
pribadi dengan saya, " kata Lappin.
"Saya telah menetapkan perhatian saya untuk tidak hanya melanjutkan momentum Lenovo di pasar PC, tetapi juga untuk mengangkat posisi kami di kategori kunci lainnya termasuk perangkat komputasi mobile dan konsumen lainnya di seluruh Asia Pasifik. Saya tahu pasti bahwa bersama-sama, dengan tim baru ini, kita akan mampu mewujudkannya."
Lappin telah bergabung dengan Lenovo selama delapan tahun terakhir dan telah
menetap di Jepang sejak tahun 2008. Berasal dari Australia, ia memegang
gelar sarjana dari Macquarie University Graduate School of Business.
Dengan transformasi bisnis ini, Lenovo yang kapitalisasi pasarnya mencapai USD 39 miliar sejak mengakuisisi unit bisnis IBM dan Motorola, tentu tak ingin terlempar dari jajaran perusahaan top dunia yang masuk dalam Fortune 500 global.
(rou/rou)