Pada peluncuran BlackBerry Passport di Jakarta 11 November lalu, tidak terlihat sosok Managing Director BlackBerry Indonesia Maspiyono Handoyo yang biasanya mengawal acara.
Wajah baru hadir di panggung perhelatan, yakni Sivadas Ramadas. Kala itu, Sivadas diperkenalkan sebagai Acting Managing Director BlackBerry Indonesia. Ketiadaan Maspiyono dan kemunculan Sivadas pun memunculkan pertanyaan, siapakah bos baru BlackBerry Indonesia?
Ditanya langsung mengenai hal ini, Sivadas pun berkelakar. "Acting kan? Acting tidak berarti menjadi bosnya. Acting ya seperti aktor," ujarnya tertawa lepas saat berbincang di kantor BlackBerry Indonesia. Namun kemudian, Sivadas menjawabnya dengan mimik serius.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sivadas sendiri memang bukan orang baru di BlackBerry. Dia saat ini menjabat sebagai Head of Enterprise Solutions, South East Asia di BlackBerry. Sivadas punya pengalaman lebih dari 15 tahun mengurusi regional sales dan general management achievement di Asia Pasifik.
Lulusan Simon Fraser University yang berdomisili di Singapura ini sebelumnya juga pernah bekerja di SAP, Autodesk, Hewlett Packard dan Compaq.
Sedikit kesamaan, tiba-tiba detikINET teringat akan halnya Ahok alias Basuki Tjahaja Purnama yang semula berstatus Plt. atau pejabat sementara sebelum akhirnya baru-baru ini diangkat menjadi Gubernur DKI.
Nah, mungkinkan BlackBerry juga punya cara sama? Menggunakan embel-embel Acting sebagai pengenalan sebelum nantinya mengambil alih kepemimpinan BlackBerry di Indonesia? Lagi-lagi, Sivadas tertawa dan tetap patuh untuk tidak berkomentar jauh.
"Hahaha... Saya tidak berkomentar soal itu. Ini tidak terserah saya kan. Tapi yang jelas kami punya banyak tugas di sini. Kami punya banyak saham utama BlackBerry, dari segi perangkat, dan tentu saja kami harus berdiskusi dengan banyak konsumen di sini. Ada banyak kesempatan," ujarnya.
Sivadas di Jakarta pekan ini sedang rajin memperkenalkan portfolio BlackBerry Enterprise terbaru, yakni BlackBerry Enterprise Server (BES) 12. Diumumkan sejak Oktober silam, BES 12 kini menyambangi Indonesia dan membidik kalangan korporat Tanah Air. (rns/ash)