Namun kebanyakan calon pengguna cloud pastinya selalu mempertimbangkan keamanan yang mampu ditawarkan. Hal tersebut wajar saja mengingat pengguna cloud yang saat ini menyasar segmen korporat pastinya menginginkan keamanan tinggi terhadap data yang mereka tempatkan.
Selain itu, reliabilitas infrastruktur juga kerap menjadi pertimbangan pengguna. Apalagi bila layanan cloud yang dipilih digunakan untuk menopang kegiatan bisnis perusahaan. Tentunya kejadian seperti downtime adalah yang paling tidak diharapkan terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan Microsoft berani mengatakan bila terjadi downtime pada layanan cloud miliknya, maka pembesut Windows 8 tersebut akan mengganti downtime yang terjadi dalam bentuk refund atau penggantian biaya.
βBerbeda dengan layanan cloud lain yang hanya memberikan kompensasi berupa penggantian waktu downtime yang hilang, kami (Microsoft-red.) langsung memberikan refund bagi pengguna layanan cloud kami yang mengalami downtime,β tegas Andreas Diantoro, Presiden Direktur Microsoft Indonesia pada event Indonesia Manufacturing Retail, Distributor and Automotive.
βNamun kami yakin tingkat uptime layanan cloud kami mencapai 99,99%, makanya kami berani memberikan garansi refund bila terjadi downtime," pungkasnya.
(ash/ash)