Demikian dikatakan Jesus Varela, Vice President and General Manager, Managed Services, Printing and Personal Systems, Asia Pacific Hewlett-Packard (HP). Faktor ini pada akhirnya membentuk tren baru di industri printer.
Menurutnya, solusi Managed Print Service (MPS) seperti yang disediakan HP akan banyak diminati kalangan enterprise. Hal ini dikarenakan kian bertumbuhnya kesadaran di kalangan enterprise akan efisiensi, juga keamanan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"MPS itu sendiri terus bertumbuh. Pertumbuhan MPS bahkan lebih cepat dari pertumbuhan printernya sendiri. Di Asia Tenggara, mengutip data IDC, diprediksi pasar MPS akan tumbuh USD 255,4 juta hingga 2016 dengan Compounded Annual Growth Rate (CAGR) 19,8 persen," ujar Jesus dalam sebuah acara yang digelar HP di Equarius Hotel, Sentosa Island, Singapura.
Hingga 2016, Indonesia diperkirakan tumbuh pada 17,5 persen, Singapura 19,7 persen CAGR, Malaysia 20,1 persen dan yang terbesar adalah Thailand dengan prediksi pertumbuhan pasar MPS 20,8 persen CAGR.
(rns/eno)