Tapi laba di triwulan terakhir tahun ini diperkirakan akan turun, pasalnya, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (5/10/2012), Samsung akan banyak mengeluarkan biaya pemasaran dan promosi untuk melawan ponsel terbaru Apple, iPhone 5, dan ponsel pintar lainnya di dunia.
Tahun ini, produsen elektronik asal Korea Selatan itu mengincar laba sebanyak US$ 25 miliar (Rp 225 triliun). Target ini membuat para karyawannya bersemangat dengan adanya iming-iming bonus yang tinggi di akhir tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Analis memperkirakan omzet raksasa teknologi itu akan melambat hingga akhir tahun ini akibat melemahnya pertumbuhan ekonomi dunia dan turunnya permintaan akan produk elektronik secara global.
(ang/rns)