"Tingkat awareness sektor usaha kecil menengah terhadap cloud computing baru mencapai 3% saja," kata founder Indonesian Cloud Forum (ICF) Teguh Prasetya, dalam acara 'Cloud Goes Mobile: Are You Ready?' di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (23/5/2012).
Hasil riset 2012 yang dilakukan oleh ICF bersama MARS Indonesia menunjukkan bahwa pelaku bisnis kecil dan menengah masih mempunyai ruang untuk tumbuh yang sangat tinggi di tahun-tahun mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Total market cloud computing dunia yang di tahun 2010 sebesar USD 3 miliar dengan pertumbuhan per tahun (CAGR) 25%, apabila digabungkan dengan besaran pasar mobile USD 155 miliar dengan CAGR 10% per tahunnya, tentu akan membuat laju pertumbuhan cloud computing maupun mobile business membesar secara signifikan.
Di samping itu, tren teknologi yang saat ini didominasi oleh adanya sosial media yang menggunakan public cloud infrastructure juga merupakan pendorong utama lajunya penetrasi mobile cloud, khususnya pengguna perseorangan maupun usaha kecil dan menengah.
Diharapkan, sinergi impementasi mobile cloud ini akan dapat menumbuhkan ekosistem cloud computing secara massive baik dari sisi penyedia Infrastruktur as a Services (IaaS), Platform as a Services (PaaS), hingga Software as a Services (SaaS) yang diprediksi akan banyak didominasi oleh penyedia layanan konten maupun aplikasi berbasis terminal mobile.
Kata Teguh, hal itu akan turut mendongkrak naiknya cloud readiness index (CRI) negara Indonesia yang saat ini berada di urutan 11 dari 14 negara di Asia Pasifik menurut mitra dari ICF, yakni Asia Cloud Forum.
(rou/ash)