Huawei sendiri memiliki divisi baru yang mereka sebut Enterprise dan Device. Lahan yang mulai mereka garap ini diprediksi akan menyumbang sedikitnya 34% dari total pendapatan mereka yang selama ini banyak disumbang oleh operator selular.
Untuk mencapai target tersebut, Huawei mengaku cukup getol berinvestasi. Baik dalam bentuk sumber daya atau juga dalam pendanaan yang besar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski dengan budget yang terbilang begitu besar, Huawei mengaku belum ada rencana untuk menambah fasilitas riset yang saat ini sudah berjumlah 21 unit. Termasuk di Indonesia yang termasuk target pasar mereka.
"Hingga saat ini kami belum ada rencana untuk membangun RnD di Indonesia," singkat Sykes, saat disambangi detikINET di markas besar Huawei yang berlokasi di Shenzhen, China.
(eno/fyk)