Versi HDI terbaru ini menawarkan solusi storage tanpa backup dan bisa dikembangkan bagi para pengguna TI yang lokasinya tersebar luas, seperti ROBO (remote office, branch office) dan pengguna storage awan.
HDI bekerja bersama dengan Hitachi Content Platform (HCP) untuk digunakan sebagai piranti virtual yang diklaim mampu mengirimkan data dari lapisan infrastruktur terluar ke lapisan infrastruktur inti sehingga membantu pelanggan memindahkan datanya ke awan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, solusi HDI dan HCP saling terintegrasi untuk memberikan solusi storage yang lengkap, tanpa backup, dari tepi hingga inti infrastruktur.
Kombinasi keduanya diklaim mampu mengurangi biaya dan kompleksitas ketika menyalurkan layanan TI ke lingkungan yang tersebar luas, organisasi yang membangun awan privat atau penyedia layanan yang membuat standar adopsi awan.
"Bagi banyak organisasi, upaya menyimpan dan melindungi data perusahaan di satu lokasi bisa menjadi tugas yang menakutkan. Dengan banyaknya lokasi, tugas itu semakin sulit," kata Miki Sandorfi, Chief Strategist, File, Content & Cloud HDS, dalam keterangannya, Sabtu (24/12/2011).
"Untuk membantu organisasi menghadapi tantangan tersebut, Hitachi Data Systems membawa konsep Object Storage satu langkah lebih maju dengan penambahan pada HDI ini,β pungkasnya.
(ash/ash)