Rumor mengenai apakah Sony akan mengambil kontrol penuh atau menelantarkan kerjasamanya ini memang sudah berhembus sekian lama. Di sisi lain, Sony Ericsson kini tengah berjuang menjaga persaingan di pasar ponsel.
Dikutip detikINET dari Cnet, Jumat (7/10/2011), Sony Ericsson hanya meraih market share 11% dari ponsel Android pada kuarter terakhir. Perusahaan ini juga hanya menjual 7,6 juta piranti, turun beberapa juta unit dibanding tahun sebelumnya yakni 11 juta unit di kuarter yang sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nantinya, selagi Sony mencoba peruntungannya di pasar ponsel Android, tablet dan platform game PlayStation, maka Ericsson hanya akan berfokus pada bisnis non-commercial.
Joint venture antara Sony dan Ericsson dibentuk pada tahun 2001. Hanya saja kolaborasi keduanya kalah bersaing dengan Nokia dan Samsung di kategori low-end dan kalah cepat dalam merespon piranti dari Apple di kelas high-end.
Dengan kemungkinan pengambilalihan Sony atas Ericsson, maka raksasa elektronik asal Jepang itu diprediksi mampu memperkuat persaingannya dengan Apple dan Samsung. Sayang, hingga kini baik Sony maupun Ericsson enggan berkomentar mengenai rumor itu.
(sha/ash)