"Ketahuilah yang namanya CEO kalau datang tidak basa-basi, dia kan bukan diplomat dia pedagang. Ini sedang dibicarakan, belum ada kata yes dan no," ujarnya di sela acara Indonesia Broadband Economy Forum 2011 di Ballroom Kempinski, Jakarta, Rabu (21/9/2011).
CEO yang dimaksud Tifatul adalah Eric Schmidt -- mantan CEO Google yang kini sudah menjadi Chairman. Ketika itu Schmidt ke Indonesia dan sempat bertemu berbagai pihak, termasuk Wapres Boediono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan dibilangnya itu gagal karena Menkominfo-nya dari partai politik. Jadi sekarang sedang dibentuk tim teknis tahu-tahu kok ada berita google batal, itu dari siapa? Timnya baru dibentuk," ujarnya.
Kerjasama yang diinginkan, ujar penggemar pantun itu, adalah untuk mengangkat kiprah Usaha Kecil Menengah (UKM) Indonesia. Ia berharap, dengan cara ini UKM RI bisa cepat go international.
"Dia (Google) mau investasi di sini, mau kerja sama, kalau kami mengarahkan ke UKM supaya produk-produk UKM dilakukan pemasaran melalui Google kan jadinya internasional. Kita kan punya banyak UKM. Saya sudah mengajak Pak Syarif Hasan (MenkopUKM) bertemu CEO Google," ujarnya.
Selain itu, lanjut Tiffatul, pihak Oracle juga sedang mengadakan pembicaraan untuk mengadakan investasi di Indonesia.
"Itu dia juga punya produk-produk software yang banyak di sini. Di Indonesia yang digunakan oleh termasuk Telkomsel, operator-operator telekomunikasi perbankan dan sebagainya. Jadi investasi bisa dalam bentuk pengembangan software di sini," ujarnya.
Dengan rencana tersebut, Tiffatul mengharapkan dapat memperluas lapangan kerja.
"Tapi kita minta seraplah tenaga kerja dari Indonesia. Dan gunakan developer-developer lokal jangan ambil dari luar terus. Ini kan untuk peningkatan devisa dan perluasan kesempatan kerja," pungkasnya.
(wsh/wsh)