Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Apple Sempat Geser Exxon

Apple Sempat Geser Exxon


- detikInet

Jakarta - Dengan inovasi-inovasinya, Apple sempat menjadi perusahaan yang paling bernilai di Amerika Serikat. Untuk duduk dalam posisi tertinggi ini, pembuat iPhone dan iPad tersebut melangkahi Exxon Mobile, meski hanya dalam waktu singkat.

Ya, perusahaan minyak dan gas ini sempat dilewati Apple meski setelah penutupan saham, Apple kembali duduk di posisi 2.

Saham Apple mengalami kenaikan 6%, menjadikannya bernilai USD 347 miliar, sedangkan saham Exxon naik 2% dan menjadikannya bernilai USD 348 miliar, demikian seperti dikutip detikINET dari Reuters, Rabu (10/8/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski Apple digeser kembali oleh Exxon, namun dikatakan pengamat pasar bahwa ini hanyalah masalah waktu sebelum perusahaan yang dibesut Steve Jobs itu berada di puncak. "Exxon menjual produk yang orang butuhkan, namun Apple menjual produk yang orang inginkan," ujar Brian Marshall, analis dari Glaecher&Co.

Apple menangguk popularitas lewat inovasi di iPad dan iPhone. Pertumbuhannya memang terbatas pada inovasi, namun para investor mengharapkan adanya pertumbuhan selama Apple tetap membuat produk yang diinginkan konsumen. Oleh karena itulah investor-investor memilih untuk bertaruh di saham Apple meskipun ia menghasilkan lebih sedikit uang dibandingkan Exxon.

Apple juga diyakini akan bisa meraih tonggak sejarah lain pada tahun depan, ketika mereka mengungguli Hewlett-Packard Co sebagai perusahaan teknologi terbesar dunia berdasarkan pendapatan. Sejumlah perusahaan lain yang masuk 10 besar dalam perusahaan paling bernilai di Amerika ialah IBM, Microsoft dan General Electric.


(sdj/ash)





Hide Ads