Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Ballmer Digoyang, Bill Gates Siap Menghadang

Ballmer Digoyang, Bill Gates Siap Menghadang


- detikInet

Jakarta - Rasanya sulit menggoyang posisi Steve Ballmer dari kursi Chief Executive Office Microsoft. Pasalnya, dewan direksi produsen software raksasa itu menegaskan tetap mendukung Ballmer. Termasuk di dalamnya sang pendiri Microsoft, Bill Gates.

Dikutip detikINET dari Reuters, Jumat (27/5/2011), seorang sumber terpercaya mengatakan bahwa dewan direksi Microsoft yang berjumlah 9 orang telah bertekad untuk mempertahankan Ballmer sebagai nakhoda Microsoft. Sosok penting dalam penetapan keputusan itu adalah adanya suara dari Gates.

Meski belakangan lebih menyibukkan diri dengan program filantropinya, pesona Gates tentu saja dianggap masih sangat berpengaruh. Terlebih, pria yang mendirikan Microsoft pada tahun 1975 itu juga masih menjadi pemegang saham terbesar dengan proporsi 6,6%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di luar kantor, hubungan Gates dan Ballmer pun lebih dari sekadar rekan profesional. Adalah Gates yang merekrut Ballmer yang kala itu menjadi teman seperjuangannya semasa di Harvard untuk mengepalai divisi sales dan marketing Microsoft di tahun 1980.

"Bill Gates adalah seorang kapitalis. Jika dia mau, dia sendiri yang akan menyambangi Ballmer," ujar orang dalam Microsoft lainnya.

Alhasil, seruan untuk melengserkan Ballmer dari posisi CEO Microsoft oleh David Einhorn, hedge fund manager dari Greenlight Capital yang merupakan salah satu investor saham Microsoft, sepertinya akan sulit terealisasi.

Meskipun dalam konferensi Ira Sohn Investment Research Conference di New York, Amerika Serikat, Einhorn mengatakan bahwa keberadaan Ballmer yang terus-menerus ibarat awan mendung yang paling besar di atas saham Microsoft.

Ballmer sendiri menjabat CEO sejak tahun 2000 seiring bergesernya peran Bill Gates. Konon, menurut Reuters, cukup banyak suara sumbang yang mengkritik kepemimpinan Ballmer.

Pada Selasa (24/5/2011) saham Microsoft -- untuk pertamakalinya sejak 15 tahun terakhir -- dilampaui oleh IBM. Jika seorang investor 10 tahun lalu menanam saham USD 100 ribu di Microsoft, saat ini ia hanya akan memiliki saham senilai USD 69 ribu.


(ash/rns)






Hide Ads