"Sangat mungkin kami terdaftar di bursa saham dalam tiga atau empat tahun. Namun kami tidak terburu-buru," kata Chief Marketing Officer Rovio, Peter Vesterbacka.
Namun seperti dilansir Reuters dan dikutip detikINET, Selasa (10/5/2011), Vesterbacka tidak menyebutkan di mana IPO itu akan berlangsung nantinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perusahaan asal Finlandia ini berharap dalam tiga tahun bisa menjadi merek entertainment terdepan di dunia. Saat ini, Rovio sudah membuka kantor baru di China dan mempertimbangkan akan mendirikan kantor juga di Jepang dan Amerika Serikat.
Vesterbacka memperkirakan, nilai penjualan Rovio di 2011 berkisar antara USD 69,85 - USD 139,7 juta, naik dari tahun sebelumnya 6,5 juta.
(rns/wsh)