Ballmer membenarkan penjualan tersebut, seperti detikINET kutip dari AFP, Minggu (7/11/2010). Pria berkepala pelontos ini beralasan, penjualan sahamnya dilakukan sebagai upayanya melakukan diversifikasi finansial dan perencanaan pajak.
Namun ia membantah telah kehilangan kepercayaan pada Microsoft. Ballmer coba menegaskan bahwa dirinya tetap berkomitmen penuh pada perusahaan software terbesar di dunia ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Meski ini adalah persoalan keuangan pribadi, aku ingin menjelaskannya supaya tidak ada kebingungan. Aku tetap bergairah dengan produk baru Microsoft serta potensi teknologi kami untuk mengubah kehidupan, dan aku berkomitmen penuh pada Microsoft," pungkasnya.
Β
(fyk/rou)