Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Belanja TI Sektor Manufaktur Diproyeksi US$ 742,78 Juta

Belanja TI Sektor Manufaktur Diproyeksi US$ 742,78 Juta


- detikInet

Jakarta - Belanja teknologi informasi (TI) di sektor manufaktur Indonesia pada 2010 diproyeksi bakal tumbuh 14,9% dibanding tahun lalu. Yakni naik dari US$ 646,5 juta pada 2009 menjadi US$ 742,78 juta hingga akhir 2010.

Menurut hasil penelitian lembaga riset IDC tersebut, manufaktur akan mendorong efisiensi dalam proses pengembangan produk dan menerapkan jejaring sosial dalam prosesnya.

Adapun investasi kunci pada sektor manufaktur untuk mendorong produktivitas antara lain virtualisasi, konsolidasi ERP (Enterprise Resource Planning), pengembangan pada business intelligence dan data warehouse, serta layanan jaringan data.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Potensi bisnis yang begitu besar ini pun menarik perhatian Fujitsu untuk menyediakan layanan TI bagi industri manufaktur. Perusahaan asal Jepang ini pun baru saja menggelar 'Fujitsu Indonesia Manufacturing Day 2010' sebagai upaya membantu pemberdayaan industri manufaktur di Tanah Air melalui solusi TI dalam menghadapi berbagai tantangan perubahan bisnis.

Achmad S. Sofwan, Chief Operations Officer Fujitsu Indonesia mengatakan, industri manufaktur Indonesia belakangan menghadapi berbagai perubahan iklim bisnis seperti penerapan perdagangan bebas ACFTA (Asean-China Free Trade Agreement), standarisasi nasional, masalah infrastruktur dan tantangan pelestarian lingkungan.

"Untuk menghadapi dinamika tersebut, industri manufaktur nasional dapat memperkuat daya saingnya dengan menerapkan solusi-solusi TI yang mampu meningkatkan produktivitas, efisiensi operasional sekaligus menekan berbagai biaya. Semua itu harus dilakukan dengan memperhatikan kelestarian lingkungan," ujarnya, dikuti detikINET dari keterangan tertulis, Jumat (21/5/2010).

(ash/rns)




Hide Ads