Hal tersebut dipaparkan dalam konferensi pers Symantec di Grand Hyatt Jakarta, Rabu (10/2/2010). Menyikapi hal itu, Andy Darmawan, Senior Technical Symantec Indonesia memaparkan bahwa Symantec coba menawarkan bantuan terhadap pelaku industri UKM dengan melakukan backup data pada server virtualisasi.
Menurut data IDC, hal ini dapat mengurangi masalah pada peningkatan kapasitas penyimpanan data UKM yang tiap tahun terus membengkak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu dalam data IDC dijelaskan juga bahwa 70% data deduplikasi rata-rata belum pernah diakses selama lebih dari 90 hari. Tentunya data yang memberatkan sebuah server ini harus segera ditindaklanjuti.
Selain itu, perusahaan yang menerapkan deduplikasi dan pengarsipan terpadu diklaim IDC juga dapat mewujudkan penghematan biaya hingga 20-40%.
(fw/ash)