Data IDC mengatakan pasar notebook di Indonesia tumbuh pesat. Di 2009 ini, tutur analis IDC Handoko Andi pada detikINET, Rabu (18/11/2009), pasar notebook telah melampaui pasar desktop dengan rasio 53.69% pada Januari-Juni 2009.
Nah, Andi mengatakan, pencapaian ini tak lepas dari agresifnya produsen komputer dalam mengejar pasar di luar Jakarta. Ia menyebutkan kota-kota seperti Medan, Bandung, Semarang, Surabaya, Yogyakarta dan Makassar sebagai pasar-pasar yang penting.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pasar Jakarta sendiri masih menjadi kota dengan daya serap terbesar dan menjadi tolak ukur untuk pasar IT di Indonesia. Pada tengah tahun pertama 2009 Jakarta meyumbangkan 28.29% dari total pasar Notebook di Indonesia," ujarnya.
Dalam pernyataan terpisah, vendor notebook Acer mengutarakan upaya mereka untuk menjangkau pasar di luar Jakarta. Pemimpin pasar notebook di Indonesia, dan nomor 2 global, itu mengaku melakukannya dengan memperluas jaringan layanan mereka. "Kami menyadari bahwa jaringan layanan purna jual menjadi salah satu elemen penting saat pelanggan melakukan proses pembelian produk kami," papar Helmy Anam, Head of Marketing Communication Department.
Acer juga mengatakan akan terus bertindak agresif di pasar notebook yang persaingannya semakin seru. Saat ini, ujar Helmy, Acer menggelar kampanye bertajuk 'Invasion of Technology' dengan jajaran produk seperti Ferrari One, Touch Series da 3D.
Di lain kesempatan, Marketing Manager PT Techking Enterprises Indonesia, Aji Bagjaraya, selaku distributor notebook Toshiba mengatakan pihaknya juga melihat potensi pertumbuhan yang tinggi di wilayah luar Jakarta. "Kami berupaya memperluas area pemasaran dengan cara memperluas kerjasama mitra dealer dan reseller," ujarnya.
Aji melanjutkan, pada Oktober 2009 Toshiba telah menghadirkan pusat layanan purna jual eksklusif dengan konsep premier lounge di Surabaya. Hal serupa juga akan digelar Toshiba di kota-kota lainnya di Indonesia.
(wsh/wsh)