Demikian disampaikan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (30/10/2009).
Hingga triwulan III-2009, TLKM mencatat pendapatan sebesar Rp 47,114 triliun, naik 5,52% dari periode yang sama tahun 2008 sebesar Rp 44,649 triliun. Kenaikan pos pendapatan terutama didorong oleh kenaikan devisi seluler sebesar 15,1% menjadi Rp 21,041 triliun dari sebelumnya Rp 18,280 triliun dan pertumbuhan dividi data, internet dan jasa teknologi informatika sebesar 14,07% menjadi 12,428 triliun dari sebelumnya Rp 10,895 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beban usaha juga mengalami peningkatan sebesar 6,15% menjadi Rp 29,160 triliun dari sebelumnya Rp 27,470 triliun. Kenaikan beban usaha membuat rasio pertumbuhan laba usaha menyusut menjadi 4,51% menjadi Rp 17,954 triliun dari sebelumnya Rp 17,178 triliun.
Pada pos beban lain-lain, perseroan membukukan angka Rp 169,819 miliar, turun 29,46% dari sebelumnya Rp 240,766 miliar. Perseroan memperoleh keuntungan kurs sebesar Rp 774,784 miliar dibandingkan triwulan III-2008 mencatat rugi kurs sebesar Rp 63,806 miliar.
Setelah dikurangi pajak dan hak minoritas atas laba bersih anak perusahaan, TLKM mencatat laba bersih sebesar Rp 9,3 triliun, naik 4,27% dari sebelumnya Rp 8,919 triliun.
Laba per saham pun naik 4,82% menjadi Rp 472,84 dari sebelumnya Rp 451,08.
(qom/wsh)