Dikatakan Adrian Anwar, Server Bussines Group Manager Microsoft Indonesia, jumlah tersebut lebih besar dari dana riset Microsoft di tahun fiskal 2009 yang 'hanya' sebesar US$ 9,1 miliar.
Selain itu, lanjutnya, dana riset yang dikeluarkan Microsoft tersebut jauh lebih besar dari perusahaan TI lainnya. Seperti IBMΒ yang 'hanya' US$ 6,3 miliar, Cisco US$ 5,2 miliar, hingga Sony US$ 4,9 miliar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini pun menjadi pemacu semangat dan menambah kepercayaan diri Microsoft untuk berkiprah di Tanah Air. Termasuk dengan adanya krisis ekonomi beberapa waktu lalu, yang dianggap tak akan mengendorkan investasi mereka.
"Inilah yang membuat kami yakin, dan kami akan terus berinovasi dan berinvestasi di Indonesia," pungkasnya. (ash/faw)