Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
LED TV, Makin Tipis dan Makin Mahal

LED TV, Makin Tipis dan Makin Mahal


- detikInet

Jakarta - Tak lama lagi TV LED (Light Emitting Diode) bakal lebih didorong para produsen TV ke masyarakat. Namun untuk saat ini, harga yang masih tinggi dianggap menjadi penghalang utama.

Akibatnya, para produsen TV -termasuk pemain besar- seakan masih malu-malu memasarkan LED TV. Jika tak memproduksi dianggap jajaran produknya tak lengkap, tapi jika dijajakan sekarang takut barangnya tak laku. Sungguh dilematis.
Β 
Harga memang menjadi alasan utamanya. Bagaimana tidak? Dikatakan Eko Adhi Suyitno, Head of Flat Panel Display LG Electronics Indonesia, harga LED TV bisa mencapai 2,5 kali lipat ketimbang model LCD.

"Taruhlah untuk LCD 42 inch saat ini sekitar Rp 15 juta, namun untuk yang tipe LED bisa mencapai Rp 42 juta," ujarnya kepada beberapa wartawan di sela peluncuran New Scarlet LG di Pasific Place Jakarta, Kamis (23/4/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alhasil, lanjutnya, jika dipaksakan untuk dilempar ke pasar saat ini rasanya sulit untuk berkembang. "Karena memiliki niche market dan tersegmentasi, jadi hanya untuk beberapa kalangan saja," tukasnya.

Ia pun memprediksi bahwa booming LED TV baru akan terjadi sekitar tiga tahun mendatang. Sebab, di masa itu, harga produk tersebut diharapkan akan turun dan pasar sudah siap menerimanya. "Untuk tahun ini pengenalan, dan tahun depan baru penetrasi lah," imbuh Eko.

LG sendiri baru berencana di bulan Juni akan melempar LED TV-nya ke pasar Indonesia. Mereka juga seakan terpacu lantaran sang pesaing utama -Samsung- sudah lebih dulu mengeluarkan LED TV.

"Memang dari sisi teknologi jauh lebih canggih dan lebih tipis juga, sekitar 1,1-1,2 inch. Bahkan ada cuma setebal 0,9 inch," tandasnya. (ash/faw)







Hide Ads