Demikian dikatakan oleh Asisten Deputi Urusan Difusi dan Diseminasi Iptek, Kementerian Riset dan Teknologi Indonesia, Santosa Yudo Warsono saat ditemui dalam acara Talkshow and Business Macth Making di Kafe Bunga, Beverly Hills Town Square, Jalan Sangkuriang No 15, Sabtu petang (20/12/2008).
Menurut Santosa selama ini pasokan kreativitas dan permintaan akan kreativitas meningkat seiring dengan perkembangan teknologi. "Peranan IT dalam industri sangat signifikan. Saat ini suplai dan permintaan kreatifitas berkembang pesat," kata Santosa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bicara komersialisasi, kita tidak bisa berjalan sendiri. Ristek memang menjadi bagian dari pusat inovasi UMKM. Namun kita mendorong pemanfaatan inovasi dalam industri. Rencananya di tahun 2009 kita akan membuat pilot project untuk ini," papar Santosa.
Lebih lanjut Santosa menuturkan selama ini belum ada kesamaan persepsi antara litbang dengan pelaku industri kreatif. Hal ini yang menjadi kendala dalam pengembangan industri kreatif di Indonesia.
"Selama ini hasil-hasil penelitian dan pengembangan (litbang) masih dalam laboratorium. Belum siap dipasarkan dan itu perlu waktu, tenaga dan biaya yang tidak sedikit. Sedangkan pelaku industri menginginkan produk hasil litbang bisa langsung dipasarkan," ujar Santosa. (afz/wsh)