Program itu digelar kembali oleh Microsoft Indonesia bersama Senada dan United State Agency International Development (USAID). Kompetisi ini merupakan yang kedua kalinya setelah iMulai yang diadakan pada tahun 2007.
Kompetisi pada iMulai sebenarnya lebih kepada sebuah ide tentang aplikasi yang inovatif. Lombanya, seperti iMulai pertama, adalah menyusun proposal dan rencana bisnis pengembangan piranti lunak tertentu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kompetisi tahun ini memperebutkan hadiah utama berupa, Dana Usaha InovasiΒ sebesar Rp. 675 juta, tiket & akodomasi untuk menghadiri event Microsoft TechEd di Malaysia selama 5 hari, perangkat keras senilai Rp 70 juta serta perangkat lunak Microsoft untuk pengembangan senilai Rp. 225 juta.
Sedangkan, untuk 50 proposal terbaik akan mendapatkan perangkat lunak Microsoft untuk pengembangan bernilaiΒ total lebih dari Rp. 3,7 Milyar.
Tahun lalu, iMulai menjaring 1600 anggota. Baik dari kalangan perusahaan ataupun perorangan. Hingga akhir program ditutup, Microsoft mengungkapkan, telah tertampung 106 buah proposal yang memuat berbagai aplikasi yang inovatif.
(wsh/wsh)