Jakarta -
Saham Apple rontok 10%Β hanya dalam waktu 10 menit, pada penutupan bursa Wall Street pekan ini. Hal tersebut bukan disebabkan adanya ancaman krisis keuangan Amerika yang tengah marak belakangan ini, tetapi lebih disebabkan pada ulah para
citizien journalism (pewarta warga) yang tidak bertanggung-jawab.
Sebuah posting di iReport, sebuah situs
user-generated content yang dikelola CNN, adalah pangkal penyebabnya. Demikian seperti dikutip
detikINET dari situs CNNMoney, Sabtu (4/10/2008).
"Steve Jobs dilarikan ke instalasi gawat darurat beberapa jam lalu lantaran terkena serangan jantung fatal. Saya mendapatkan informasi dari seorang nara sumber yang dapat dipercaya, tetapi tidak ingin disebutkan namanya." demikian potongan posting di iReport tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β Ternyata pasar saham bereaksi lebih cepat ketimbang proses penghapusan berita "bodong" dari pewarta warga tersebut oleh pengelola iReport. Setelah sempat rontok 10%, nilai saham Apple secara perlahan kembali pulih hingga penutupan pasar, meskipun tetap menderita posisi lebih rendah 3% dari posisi sebelum terjadinya prahara tersebut.
(dbu/dbu)