BERITA TERBARU
Sabtu, 18 Mar 2017 11:06 WIB

Telkomsel Keberatan Lelang 2,1 GHz dan 2,3 GHz Cuma Boleh Pilih Satu

Muhammad Alif Goenawan - detikInet
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Lampung - Salah satu isu di seleksi 2,1 GHz dan 2,3 GHz adalah soal operator yang tidak boleh lagi mengikuti lelang apabila sudah menang di salah satu spektrum. Sebagai salah satu operator yang berminat mengikuti lelang, Telkomsel pun merasa keberatan.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Utama Telkomsel Ririek Adriansyah ketika ditemui selepas peresmian 4G LTE di 154 Ibu Kota Kabupaten di Sumatera. Kepada detikINET, Ririek mengatakan apabila sebaiknya Telkomsel bisa memenangkan dua spektrum.

"Kalau Telkomsel, kami berharap operator bisa ikut lebih dari satu. Jadi nantinya spektrum itu bisa dimanfaatkan secara maksimal gitu," papar Ririek di SMK Kebangsaan Kalianda, Lampung, Jumat (17/3/2017).

Masih terkait isu yang sama, Ririek juga memberikan tanggapan terkait aturan yang digagas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terkait penggunaan spektrum 2,1 GHz dan 2,3 GHz.

Karena seperti yang dipaparkan Menkominfo Rudiantara, blok kosong di pita frekuensi 2,1 GHz dan 2,3 GHz hanya untuk operator seluler yang mengalami kepadatan trafik. Bilamana ingin memanfaatkannya untuk memperluas jangkauan, bisa menunggu hingga revisi Undang-Undang Penyiaran rampung, di mana akan dilakukan pembebasan frekuensi 700 MHz.

"Tidak bisa juga hanya semata-mata untuk kapasitas. Karena pada saat nanti itu (2,1 GHz dan 2,3 GHz-red) hanya dipakai di kota-kota besar, nah lalu bagaimana dengan daerah? Mustinya kalau itu hanya untuk kapasitas, boleh beroperasi untuk kapasitas, tapi (harusnya) ada komitmen pembangunan di daerah lain juga," terangnya.

Sementara untuk yang di frekuensi 700 MHz, Ririek mengakui bahwa spektrum tersebut memang bisa dipakai. Hanya saja, hal ini tentu baru akan terwujud masih dalam jangka waktu yang lama.

"Kalau yang pakai 700 MHz memang bisa, tapi kan masih lama. Masih dipakai televisi. Mungkin tahun 2020-an," ucapnya.

(mag/yud)
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed