https://usimages.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png

Banyak Pornografi, Tumblr Diblokir Kominfo

Adi Fida Rahman - detikinet
Rabu, 17/02/2016 13:27 WIB
Banyak Pornografi, Tumblr Diblokir Kominfo Ilustrasi (ist)
Jakarta - Setelah mendapat masukan dari masyarakat, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan memblokir Tumblr. Pasalnya situs blog tersebut dinilai banyak memuat konten yang berbau pornografi.

"Setelah melalui kajian yang dibahas oleh Panel Pornografi kemarin, Kominfo memutuskan memblokir Tumblr karena di dalamnya terdapat banyak video dan gambar porno," kata Azhar Hasyim, Direktur e-business Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo saat rapat gabungan dengan dua panel bersama perusahaan layanan Over The Top (OTT), di Gedung Kominfo, Jakarta, Rabu (17/2/2016).

Tidak hanya laman Tumblr saja yang akan diblokir oleh pemerintah. Pihak Kominfo memastikan ada 477 website lain yang akan diblokir karena menampilkan konten porno di dalamnya.

Saat ini Kominfo sudah melayangkan surat ke perusahan Internet Service Provider (ISP) untuk memproses pemblokiran situs-situs tersebut. Diperkirakan dalam beberapa hari ke depan, Tumblr dkk mulai tidak dapat diakses.

"Mungkin dalam dua sampai tiga hari, tergantung ISP. Karena masing-masing berbeda prosesnya," kata Azhar.

Bicara soal Tumblr sendiri, situs jejaring sosial ini didirikan oleh seorang pemuda bernama David Karp pada 2007 silam. Lewat Tumblr, pengguna dapat memposting konten multemedia dalam bentuk blog pendek.

Pada 2013, Tumblr resmi diakusisi Yahoo senilai senilai USD 1,1 miliar. Saat ini pengguna Tumblr sudah lebih dari 420 juta yang tersebar di seluruh dunia.


(afr/fyk)


Baca Juga
Foto Video Terkait



Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Pro Kontra Index »

Indonesia Darurat 4G?

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ya, inilah kira-kira urgensi yang akhirnya membuat layanan 4G LTE dikomersialisasi di Indonesia. Di sisi lain, layanan 3G dianggap masih belum optimal penyebarannya, termasuk 2G yang masih banyak penggunanya.
Pro
0%
Kontra
0%