http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Soal Emoticon LGBT, Kominfo bakal Tegur WhatsApp

Ardhi Suryadhi - detikinet
Kamis, 11/02/2016 07:29 WIB
Soal Emoticon LGBT, Kominfo bakal Tegur WhatsApp Foto: WhatsApp
Jakarta - Ramai-ramai soal munculnya stiker berkonten Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) tak cuma menyeret Line. Aplikasi pesan instan populer lainnya, WhatsApp pun ikut dilaporkan.

"Selain di Line, emoticon di WhatsApp juga ada yang LGBT. Tapi memang tidak gamblang seperti di Line," ujar Wati, pembaca detikINET.

Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Ismail Cawidu menegaskan, pada prinsipnya kepada semua media sosial wajib hukumnya mengikuti ketentuan, norma dan budaya bangsa Indonesia.

"Kepada WhatsApp pun demikian. kami akan segera menghubungi pihak WhatsApp agar melakukan hal yg sama (seperti yang dilakukan Line-red.)," ujar Ismail kepada media.

Terkait kasus Line, stiker LGBT yang ditampilkan memang terbilang vulgar. Namun Line Indonesia langsung bergerak cepat merespons kehebohan yang telah terjadi.

"Pada saat ini sudah difilter oleh pihak Line sehingga sudah tidak dapat dibuka di region Indonesia. Hasil koordinasi kami dengan perwakilan Line di Jakarta dijelaskan bahwa secara umum Line di satu sisi sangat menghargai kreator dari manapun termasuk dari Indonesia, namun Line juga sangat memahami norma, adat dan agama yg berlaku di Indonesia," jelas Ismail.

Oleh sebab itu, sebelum Line memfilter stiker LGBT tersebut, mereka terlebih dahulu memberikan penjelasan kepada para kreator bahwa konten semacam itu tidak dapat dibuka di Indonesia.

"Kominfo memberikan apresiasi kepada pihak Line di Indonesia atas pengertian dan kebijakannya dalam menyikapi hal-hal yang berpotensi menimbulkan keresahan masyarakat, khususnya kekhawatiran kaum ibu terhadap anak-anak atas adanya pengaruh negatif dari beredarnya stiker semacam LGBT tersebut," tandas Ismail.

(ash/asj)


Baca Juga
Foto Video Terkait



Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Pro Kontra Index »

Indonesia Darurat 4G?

Kalau bukan sekarang, kapan lagi? Ya, inilah kira-kira urgensi yang akhirnya membuat layanan 4G LTE dikomersialisasi di Indonesia. Di sisi lain, layanan 3G dianggap masih belum optimal penyebarannya, termasuk 2G yang masih banyak penggunanya.
Pro
0%
Kontra
0%


Must Read close