Berita Utama
-
Jumat, 17/05/2013 15:41 WIB BBM di iOS dan Android, Masih Pakai PIN Gak Ya?
-
Jumat, 17/05/2013 13:07 WIB 6 Ponsel Super Terbaru yang Mencuri Perhatian
-
Jumat, 17/05/2013 10:02 WIB Perjalanan Google Glass: dari Culun Hingga Futuristik
-
Kamis, 16/05/2013 15:23 WIB 7 Gebrakan Sang Raksasa di Google I/O
-
Kamis, 16/05/2013 13:28 WIB 10 Produsen Ponsel Terbesar Dunia
-
Kamis, 16/05/2013 12:32 WIB New Google Maps Makin Mantap
Klinik Internet Security
Benarkah Linux Tahan Virus?
Jumat, 25/01/2013 11:23 WIB
Ilustrasi (Ist)
Jakarta - Apakah Linux tahan virus?
Jawaban [Vaksincom} :
Sampai hari ini malware yang menginfeksi Linux sangat sedikit dibandingkan dengan malware yang menginfeksi OS Windows yang jumlah variannya mencapai jutaan. Malahan yang berkembang adalah malware yang menginfeksi Andorid yang dibangun dari kernel Linux dan persentase perkembangannya mengalahkan perkembangan malware Windows.
Namun kembali kepada pertanyaan anda, apakah Linux tahan virus? Jika definisi virus/malware yang kamu maksudkan adalah virus Windows, tentunya Linux tahan virus Windows. Demikian pula Windows tahan terhadap virus Android karena tidak kompatible.
Ada beberapa catatan yang Vaksincom pikir menarik untuk menjadi informasi tambahan :
Vaksincom pernah memiliki pelanggan korporat dengan jumlah PC 500 klien yang terhubung ke jaringan dan 70 % dari PC sudah menggunakan OS Linux. Sisanya menggunakan OS Windows. Suatu saat server database down karena serangan malware, tentunya langkah pertama yang dilakukan adalah mengecek semua PC Windows apakah ada malware yang menginfeksi dan melakukan Ddos ke server database.
Namun, setelah semua PC Windows diperiksa dan dipastikan bersih dari malware, server database tetap di Ddos dan akhirnya Vaksincom menggunakan NNP (Norman Network Protector) untuk mengidentifikasi IP mana saja yang melakukan Ddos dan yang membuat terkejut rupanya IP-IP yang melakukan Ddos adalah yang menggunakan OS Linux.
Tentunya muncul pertanyaan mengapa hal ini terjadi karena pada saat itu malware di Linux sangat sedikit dan bisa dihitung dengan jari. Selidik punya selidik ternyata PC-PC yang menggunakan Linux tersebut harus menjalankan program database yang dibuat menggunakan bahasa pemrograman Windows dan supaya kompatible menjalankan emulator WINE.
Rupanya emulator tersebut selain menjalankan aplikasi Windows juga ikut menjalankan malware Windows dengan sangat kompatibel dan hal tersebut yang menjadi sebab Ddos ke server database.
Dalam perkembangan ancaman eksploitasi malware di tahun terakhir yang berjalan di server side, pemilihan OS yang digunakan PC sudah tidak relevan untuk melindungi pengguna cloud services jika servernya / apps servernya dieksploitasi.
Salah satu contohnya adalah eksploitasi pada apps Facebook yang sebenarnya aktif di server Facebook dan apapun OS yang anda gunakan, Android, Mac, Windows atau Linux tidak akan bisa mencegah akun Facebook anda di eksploitasi.
(jsn/ash)
Alfons Tanujaya
Alfons Tanujaya mantan bankir yang merintis karir di dunia IT sejak tahun 1998, tahun 2000 mendirikan PT. Vaksincom dan aktif mendedikasikan waktu untuk memberikan informasi dan edukasi tentang malware dan sekuriti bagi komunitas IT Indonesia melalui mailing list vaksin@yahoogroups.com. Alfons juga aktif menjadi nara sumber bagi media nasional dan menulis artikel malware dan sekuriti pada media IT terkemuka di Indonesia sampai saat ini. Penggemar kuliner ini dapat dihubungi di alfons@vaksin.com, Facebook dan Twitter @vaksincom.
Jawaban [Vaksincom} :
Sampai hari ini malware yang menginfeksi Linux sangat sedikit dibandingkan dengan malware yang menginfeksi OS Windows yang jumlah variannya mencapai jutaan. Malahan yang berkembang adalah malware yang menginfeksi Andorid yang dibangun dari kernel Linux dan persentase perkembangannya mengalahkan perkembangan malware Windows.
Namun kembali kepada pertanyaan anda, apakah Linux tahan virus? Jika definisi virus/malware yang kamu maksudkan adalah virus Windows, tentunya Linux tahan virus Windows. Demikian pula Windows tahan terhadap virus Android karena tidak kompatible.
Ada beberapa catatan yang Vaksincom pikir menarik untuk menjadi informasi tambahan :
Vaksincom pernah memiliki pelanggan korporat dengan jumlah PC 500 klien yang terhubung ke jaringan dan 70 % dari PC sudah menggunakan OS Linux. Sisanya menggunakan OS Windows. Suatu saat server database down karena serangan malware, tentunya langkah pertama yang dilakukan adalah mengecek semua PC Windows apakah ada malware yang menginfeksi dan melakukan Ddos ke server database.
Namun, setelah semua PC Windows diperiksa dan dipastikan bersih dari malware, server database tetap di Ddos dan akhirnya Vaksincom menggunakan NNP (Norman Network Protector) untuk mengidentifikasi IP mana saja yang melakukan Ddos dan yang membuat terkejut rupanya IP-IP yang melakukan Ddos adalah yang menggunakan OS Linux.
Tentunya muncul pertanyaan mengapa hal ini terjadi karena pada saat itu malware di Linux sangat sedikit dan bisa dihitung dengan jari. Selidik punya selidik ternyata PC-PC yang menggunakan Linux tersebut harus menjalankan program database yang dibuat menggunakan bahasa pemrograman Windows dan supaya kompatible menjalankan emulator WINE.
Rupanya emulator tersebut selain menjalankan aplikasi Windows juga ikut menjalankan malware Windows dengan sangat kompatibel dan hal tersebut yang menjadi sebab Ddos ke server database.
Dalam perkembangan ancaman eksploitasi malware di tahun terakhir yang berjalan di server side, pemilihan OS yang digunakan PC sudah tidak relevan untuk melindungi pengguna cloud services jika servernya / apps servernya dieksploitasi.
Salah satu contohnya adalah eksploitasi pada apps Facebook yang sebenarnya aktif di server Facebook dan apapun OS yang anda gunakan, Android, Mac, Windows atau Linux tidak akan bisa mencegah akun Facebook anda di eksploitasi.
(jsn/ash)
Alfons Tanujaya
Alfons Tanujaya mantan bankir yang merintis karir di dunia IT sejak tahun 1998, tahun 2000 mendirikan PT. Vaksincom dan aktif mendedikasikan waktu untuk memberikan informasi dan edukasi tentang malware dan sekuriti bagi komunitas IT Indonesia melalui mailing list vaksin@yahoogroups.com. Alfons juga aktif menjadi nara sumber bagi media nasional dan menulis artikel malware dan sekuriti pada media IT terkemuka di Indonesia sampai saat ini. Penggemar kuliner ini dapat dihubungi di alfons@vaksin.com, Facebook dan Twitter @vaksincom.
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Berita Terbaru
Index »
-
Rabu, 10/04/2013 17:11 WIB
Klinik Internet Security
Bagaimana Captive Portal Bisa Mengenali Banyak User?
-
Selasa, 09/04/2013 13:53 WIB
Klinik Internet Security
Password di Gadget & Bencana Saat Hilang
-
Kamis, 28/02/2013 11:46 WIB
Klinik Internet Security
4 Tips Memilih Antivirus yang Baik
-
Rabu, 27/02/2013 10:31 WIB
Klinik Internet Security
Sama-sama Linux, Ubuntu Dapat Terinfeksi Virus Android?
-
Jumat, 22/02/2013 10:45 WIB
Klinik Internet Security
Peretas Situs Pemerintah Pantaskah Dihukum Berat?
-
Rabu, 20/02/2013 10:03 WIB
Klinik Internet Security
Seberapa Kuat Windows Defender Menangkal Virus?
-
Senin, 18/02/2013 13:13 WIB
Klinik Internet Security
Pakai Banyak Antivirus di PC, Apa Gak 'Bentrok'?
-
Rabu, 13/02/2013 13:07 WIB
Klinik Internet Security
Android Milik Google atau Linux?
- Sabtu, 18/05/2013 13:56 WIB
Bill Gates Kembali Jadi Orang Terkaya di Dunia
- Sabtu, 18/05/2013 12:01 WIB
BBM untuk iOS Tidak Akan Hadir di iPad
- Sabtu, 18/05/2013 16:09 WIB
LG dan Sharp Bakal Garap Layar iPad Mini 2
- Sabtu, 18/05/2013 09:50 WIB
Olympus Akhiri Lini Kamera Saku Murah
- Jumat, 17/05/2013 11:44 WIB
Mau Jajal BBM di Android dan iPhone? Daftar Dulu!
- Jumat, 17/05/2013 15:41 WIB
BBM di iOS dan Android, Masih Pakai PIN Gak Ya?
- Sabtu, 18/05/2013 12:54 WIB
Yahoo Pertimbangkan Beli Tumblr USD1,1 Miliar Cash!
- Sabtu, 18/05/2013 10:38 WIB
Angry Birds Rio 'Terbang' ke Windows Phone
- Jumat, 17/05/2013 13:07 WIB
6 Ponsel Super Terbaru yang Mencuri Perhatian
- Jumat, 17/05/2013 15:11 WIB
FotoINET
Samsung Galaxy S4 di Tangan Model Cantik
-
208 Komentar
-
90 Komentar
-
66 Komentar
-
60 Komentar
-
60 Komentar
-
53 Komentar
-
44 Komentar
-
44 Komentar
-
43 Komentar
-
42 Komentar
-
42 Komentar
-
38 Komentar
-
37 Komentar
-
35 Komentar
-
35 Komentar
Pro Kontra
Index »
Ponsel Rp 7 Jutaan Pantas Jadi Rebutan?
Pro
Kontra
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer
Must Read
close
-
Rabu, 15/05/2013 15:44 WIB WIB
Q5, BlackBerry 10 Manis Versi Ekonomis
-
Rabu, 15/05/2013 13:09 WIB WIB
Sensasi 'Sihir' Galaxy S4










