http://us.images.detik.com/logo_tematik/logodetikinet.png
 
 

Kantor Nokia India Digerebek

Rachmatunisa - detikinet
Rabu, 09/01/2013 12:36 WIB
http://us.images.detik.com/content/2013/01/09/398/550xnokiaoffice.jpg (Ist/DigitalTrends)
Chennai - Sekitar 20 petugas pajak mendatangi kantor dan pabrik Nokia di India. Nokia diduga tidak membayar pajak sehingga 'penggerebekan' terpaksa dilakukan.

Surat kabar setempat melaporkan, investigasi tak hanya dilakukan di kantor mereka yang berlokasi di Tamil Nadu, tetapi juga semua kantor Nokia yang ada di negeri Bollywood tersebut.

Nokia mengatakan pihaknya bersedia bekerja sama dengan petugas pajak agar investigasi bisa berjalan lancar. Namun seperti dilaporkan Reuters dan dikutip detikINET, Rabu (9/1/2013), masih belum jelas, dokumen apa yang dicari pihak perpajakan India.

"Selasa pekan ini, petugas pajak mengunjungi pabrik Nokia di Chennai. Nokia memastikan mereka bisa mendapatkan informasi yang diinginkan untuk membantu kelancaran penyelidikan," ujar juru bicara Nokia Brett Young.

Dikatakan Young, Nokia selalu memperhatikan undang-undang dan peraturan di negara tempat mereka beroperasi. Menurutnya, ini telah menjadi prinsip utama operasional mereka di India, sejak hadir pada 1995.

Sementara itu, sumber lain yang dikutip dari Economic Times menyebutkan, petugas pajak berupaya mencari tahu file pembayaran pajak Nokia yang diduga tidak sesuai, di bawah kategori Tax Deducted at Source (TDS).

Sejumlah pengamat menilai, tindakan yang dilakukan lembaga pajak ini bisa membuat Nokia dan perusahaan teknologi lain sulit beroperasi di India.

Selain petugas pajak, perusahaan asing di India juga harus berurusan dengan sumber energi yang tidak dapat diandalkan dan infrastruktur yang kurang memadai. Sementara, India saat ini sedang mencoba untuk meningkatkan jumlah pabrik teknologi di negara mereka.


(rns/ash)


Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!


 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Index »
Pro Kontra Index »

Permen Situs Negatif, Menurut Anda?

Pro kontra Permen Kominfo no 19 Tahun 2014 tentang Penanganan Situs Internet Bermuatan Negatif terus mengemuka. Lantas bagaimana dengan Anda terkait kehadiran Permen yang mengatur tata cara pelaporan situs yang masuk daftar hitam sensor Trust+ Positif ini?
Pro
33%
Kontra
67%


Must Read close