Dalam bocoran informasi yang berasal dari Jb Piacentino, Thunderbird Managing Director, disebutkan bahwa Thunderbird bukan akan dimatikan. Namun, pengembangan layanan email klien untuk Linux dan Windows itu untuk sementara akan 'diparkir' lantaran Mozilla ingin fokus untuk menggarap urusan stabilitas dan keamanan ketimbang menyiapkan fitur baru.
"Kami tidak ingin menghentikan Thunderbird," tegas Piacentino kepada para Mozillians, dikutip detikINET dari phys, Senin (9/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlebih karena sifatnya open source, komunitas juga dipersilakan untuk melakukan pengembangan dan inovasi sendiri.
"Akhirnya kami sampai pada keputusan dimana inovasi untuk Thunderbird tidak harus mengikuti ambisi dan tujuan dari organisasi kami (Mozilla-red.) lanjutnya.
Thunderbird saat ini memiliki lebih dari 20 juta pengguna. Dengan keputusan ini Mozilla sekaligus ingin menekankan bahwa mereka bakal sibuk menggarap proyek lain, di mana salah satunya di ranah mobile.
"Kami tengah fokus dalam pengembangan penting di web dan proyek mobile," Piacentino menandaskan
(ash/fyk)